Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

PHK Naik 32,19 Persen, 4.257 Kasus di Banten

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 28 Jul 2025 18:18 WIB
Rubrik Nasional
PHK Naik 32,19 Persen, 4.257 Kasus di Banten

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer di Gedung BRIN, Jakarta, Senin (28/7). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia melonjak tajam pada semester pertama 2025. Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, sebanyak 42.385 pekerja terkena PHK sepanjang Januari–Juni 2025. Angka ini naik 32,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 32.064 orang.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, menyebut lonjakan tersebut sebagai imbas dari ketidakpastian ekonomi global dan perang tarif antara negara-negara besar. Situasi ini memaksa banyak industri melakukan efisiensi, termasuk dengan memangkas jumlah tenaga kerja.

“Sektor yang paling terdampak adalah manufaktur, khususnya padat karya. Itu tidak bisa dibohongi. Perang tarif global hari ini nyata dampaknya ke kita,” ujar Immanuel di Gedung BRIN, Jakarta, Senin (28/7).

Meningkatnya jumlah pengangguran tidak semata-mata karena PHK, tetapi juga karena banyaknya pencari kerja baru yang belum terserap pasar tenaga kerja. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai program intervensi dan kebijakan strategis.

“Kita tidak bisa menganggap pemerintah diam. Pemerintahan Pak Prabowo sudah melakukan yang terbaik, termasuk mengkaji penyebab PHK secara komprehensif untuk mitigasi ke depan,” katanya.

Immanuel menyebutkan bahwa di tengah tekanan ekonomi global, pemerintah juga mencatat adanya perluasan kawasan industri baru yang dapat menjadi penopang serapan tenaga kerja. Wilayah seperti Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, dan sebagian Jawa Barat disebut sebagai titik-titik pertumbuhan industri baru yang menjanjikan.

Baca Juga: Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan

Untuk mendukung hal ini, pemerintah tengah meninjau ulang regulasi yang dianggap menghambat dunia usaha. “Kalau memang ada regulasi yang menghambat usaha, akan kita revisi atau bahkan hapus,” tegasnya.

Berdasarkan Satu Data Kemnaker, sepanjang Januari-Juni 2025 terdapat sebanyak 42.385 tenaga kerja terdampak PHK. Di mana pada Januari terjadi sebanyak 9.497 kasus PHK, Februari 17.796, 4.987 pada Maret, 3.794 pada April, 4.702 pada Mei 2025 dan 1.609 pada Juni.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB

Secara daerah, Jawa Tengah masih jadi penyumbang PHK terbanyak yaitu 10.995 kasus, kemudian Jawa Barat 9.494 kasus, disusul 4.257 kasus PHK sepanjang Januari-Juni 2025 di Banten, di Jakarta sebanyak 2.821 kasus, dan 2.246 kasus di Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, menyampaikan bahwa masalah utama yang perlu menjadi perhatian bukan hanya melonjaknya angka PHK, melainkan minimnya penciptaan lapangan kerja baru.

Ia menilai, tantangan terbesarnya adalah bagaimana menampung para korban PHK di tengah tekanan ekonomi global. “Kita harus melihat apa yang terjadi setelah PHK. Yang paling mengkhawatirkan bukan hanya angka PHK, tapi tidak cukupnya lapangan kerja baru untuk menampung mereka,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tidak seragamnya data jumlah PHK antara kementerian, asosiasi pengusaha, lembaga jaminan sosial, dan pihak-pihak lain. “Dalam survei Apindo yang baru saja kami lakukan, lebih dari 50% responden menyatakan telah mengurangi tenaga kerja, dan masih akan terus melakukan hal ini,” ujar Shinta.

Baca Juga: Pendataan Sensus Ekonomi di Tangerang Selatan Hampir Tuntas

Meski begitu, ia menegaskan bahwa perdebatan soal angka tidak boleh menggeser fokus utama, yakni solusi konkret. “Data bisa berbeda, tapi yang penting adalah bagaimana kita menyelesaikannya. Dunia usaha tidak bisa bekerja sendiri. Perlu sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” katanya.

Shinta menekankan bahwa dunia usaha berperan sebagai otot penggerak ekonomi, pekerja adalah nadi dan darah sistem produksi, dan pemerintah merupakan tulang punggung serta otoritas berpikir. Menurutnya, jika salah satu elemen melemah, seluruh sistem bisa terguncang.

Di tengah situasi pemutusan hubungan kerja yang melanda, Indonesia masih dihadapkan pada masalah lama yang belum teratasi, yaitu rendahnya produktivitas tenaga kerja.

Shinta mengungkapkan bahwa, menurut data yang dimiliki oleh Apindo, rata-rata produktivitas pekerja di Indonesia hanya mencapai USD23,57.000 per tenaga kerja, yang lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata negara-negara ASEAN yang mencapai USD24,27.000. Rendahnya tingkat produktivitas ini disebabkan oleh tingginya angka pekerja yang memiliki keterampilan rendah.

Di sisi lain, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai program pemberdayaan agar para korban PHK tidak mengalami penurunan kelas sosial. Program-program tersebut berasal dari berbagai kementerian, termasuk pelatihan keterampilan, bantuan permodalan, dan dukungan sosial.

“Ada pelatihan, dukungan permodalan, dan program pemberdayaan lain dari berbagai kementerian. Tujuannya agar mereka tidak jatuh dan tetap punya daya saing,” ujar Gus Ipul di kantor Kemensos, Jakarta. (rmg/san)

Tags: Bantenekonomikemenakerphk
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle
Nasional

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan
Nasional

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

Sabtu, 5 Sep 2026 07:43 WIB
Jalan Perlintasan Langsung 183 Rangkasbitung Ditutup 4 September 2026

Jalan Perlintasan Langsung 183 Rangkasbitung Ditutup 4 September 2026

Minggu, 30 Agu 2026 20:12 WIB
Inter Milan vs Napoli, Tuan Rumah Dibayangi Kenangan Buruk

Inter Milan vs Napoli, Tuan Rumah Dibayangi Kenangan Buruk

Sabtu, 5 Sep 2026 09:07 WIB
TIDAK LAYAK : Salah satu rumah warga di Kabupaten Pandeglang, dalam kondisi tidak layak huni. (ISTIMEWA)

Anggota DPRD Banten Desak Gubernur Evaluasi Kinerja Pegawai DPRKP

Senin, 31 Agu 2026 15:21 WIB
SELESAI DIBANGUN : Daerah Irigasi di Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, selesai dibangun. DI tersebut, belum difungsikan untuk mengalirkan air ke lahan pertanian seluas 250 hektare. (ISTIMEWA)

Anggaran Pembangunan Irigasi Capai Rp520,83 Miliar, Dibiayai APBN dan APBD Banten

Kamis, 3 Sep 2026 11:57 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.