Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Menkeu Sri Mulyani Optimis Ekonomi Tumbuh 5 Persen

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 28 Jul 2025 18:21 WIB
Rubrik Nasional
Menkeu Sri Mulyani Optimis Ekonomi Tumbuh 5 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Gedung Pacific Century Place, Jakarta, Senin (28/7/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA— Stabilitas sistem keuangan Indonesia dinilai tetap terjaga pada kuartal II-2025, meski tekanan global masih tinggi. Meski demikian, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyoroti pelemahan di sektor manufaktur.

“Dari hasil pertemuan KSSK pada 25 Juli lalu, kami menyampaikan bahwa stabilitas sistem keuangan pada triwulan II-2025 tetap terjaga,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers hasil rapat KSSK, Senin (28/7/2025). KSSK terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua OJK, dan Ketua LPS.

Menurut Sri Mulyani, ketidakpastian global dipicu oleh ketegangan geopolitik, eskalasi militer, dan kebijakan tarif resiprokal dari Amerika Serikat. Kondisi ini membuat lembaga internasional seperti Bank Dunia dan OECD merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini dari 3,1 persen menjadi 2,9 persen.

Pelemahan ekonomi hingga ketidakpastian yang makin mencuat di dunia saat ini membuat para investor kini lebih memilih menyimpan dananya ke komoditas emas. Kondisi ini membuat aliran modal asing kian terbatas ke berbagai negara, tak terkecuali ke negara-negara maju seperti Amerika Serikat.

Namun, aliran modal asing ke negara-negara maju lainnya, seperti Jepang maupun yang berada di kawasan Eropa masih menjadi primadona bagi para investor saat ini. “Aliran modal mengalami pergeseran dari AS ke aset yang dianggap aman terutama aset di keuangan di Eropa dan Jepang serta ke komoditas emas,” kata Sri Mulyani .

Akibat kian terbatasnya aliran modal asing itu, sejumlah mata uang utama dunia mengalami pelemahan. Sri Mulyani mengatakan, salah satunya adalah dolar AS. “Pergeseran aliran modal dari AS ke emerging market telah mendorong di satu sisi pelemahan mata uang AS terhadap mata uang global,” paparnya.

BeritaTerbaru

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Meski demikian, Indonesia dinilai cukup tangguh. Konsumsi rumah tangga masih tumbuh, daya beli masyarakat bertahan, dan aktivitas dunia usaha menunjukkan ketahanan. “Peranan APBN sebagai instrumen countercyclical juga terus berjalan efektif,” kata Sri Mulyani.

Program-program strategis pemerintah mulai berjalan sejak awal tahun, didukung penyaluran stimulus ekonomi dan bantuan sosial bagi kelompok rentan. Sektor-sektor prioritas juga terus diperkuat untuk menjaga momentum pemulihan.

Namun, KSSK menyoroti pelemahan di sektor manufaktur. Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia pada Juni 2025 tercatat 46,9, menandakan kontraksi. “Ini perlu menjadi perhatian,” tegas Sri Mulyani.

Ke depan, pemerintah akan mendorong peran swasta sebagai motor pertumbuhan melalui percepatan deregulasi dan penguatan lembaga pembiayaan. “Berbagai strategi akan ditingkatkan agar ekonomi Indonesia 2025 tetap tumbuh di kisaran 5 persen,” ujarnya.

Terkait pemangkasan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) dari 32% menjadi 19%, Sri Mulyani menilai kesepakatan ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Penurunan tarif itu akan mendorong kinerja sektor padat karya Indonesia seperti tekstil, alas kaki dan furniture.

“Keberhasilan dari negosiasi penurunan tarif resiprokal AS untuk Indonesia menjadi 19% diperkirakan dapat mendorong kinerja sektor padat karya seperti tekstil, alas kaki dan furniture,” kata Sri Mulyani.

Di sisi lain, Sri Mulyani menyebut produk AS yang masuk Indonesia dengan tarif 0% akan mendorong harga produk migas dan pangan Indonesia menjadi lebih murah. “Impor dengan tarif 0% atas produk AS diperkirakan akan mendorong harga produk migas dan pangan Indonesia menjadi lebih rendah,” beber Sri Mulyani.

Meski begitu, Sri Mulyani mengaku akan terus mencermati perkembangan risiko rambatan. Peranan sektor swasta sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi akan terus didorong melalui kebijakan dan percepatan deregulasi. Peranan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) juga terus didorong agar semakin optimal. Upaya ini dilakukan agar pertumbuhan ekonomi bisa dijaga di level 5% pada 2025.

“Berbagai perkembangan dan kondisi strategi kebijakan akan terus ditingkatkan untuk mendorong multiplier effect yang lebih besar sehingga ekonomi Indonesia tahun 2025 diproyeksikan masih akan tumbuh di sekitar 5%,” pungkas Sri Mulyani. (rmg/san)

Tags: konsumsiKonsumsi Rumah Tanggapertumbuhan ekonomitarif
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, melepas peserta calon seleksi Paskibraka tingkat Provinsi dan Nasional. (ISTIMEWA)

16 Putra Putri Terbaik Pandeglang Ikuti Seleksi Paskibraka Provinsi dan Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 13:36 WIB
Maia Estianty Ungkap Kebahagiaan Menjadi Oma

Maia Estianty Ungkap Kebahagiaan Menjadi Oma

Senin, 11 Mei 2026 13:56 WIB
4 Kios di Cibodas Tangerang Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Rp 1 Miliar

4 Kios di Cibodas Tangerang Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Rp 1 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 16:27 WIB
UPTD PPA Tangsel Fokus Pulihkan Psikis Korban Pencabulan di Pondok Cabe

Penanganan Korban Pencabulan di Pondok Cabe Tangsel Tunggu Rujukan Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 12:29 WIB
Dorong Interaksi Komunitas, Petals Urban Market Kembali Digelar

Dorong Interaksi Komunitas, Petals Urban Market Kembali Digelar

Senin, 11 Mei 2026 11:44 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.