SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Salah satu visi Gampang Kerja yang digagas oleh pemerintahan Sachrudin-Maryono diaktualisasikan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam program On Job Training (OJT). Program ini menyasar para pencari kerja untuk diberi kesempatan mengikuti training di berbagai perusahaan.
Para peserta pun merasa terbantu dengan adanya program ini. Salah satunya seperti disampaikan oleh Neng Apriani Soleha (22) yang kini tengah magang di PT Arai Rubber Seal Indonesia (ARSI). Menurut Neng Apriani, dirinya sudah tiga bulan mengikuti OJT di bagian visual check di perusahaan yang bergerak dalam bidang oil seal, valve stem seal, o ring, dan rubber parts itu. “Yang didapat dari kegiatan OJT ini selain disiplin juga, pengalaman kerja yang pasti,” ujarnya seraya malu-malu saat diwawancara wartawan.
Neng Apriani sendiri mengaku bisa mengikuti OJT berdasarkan informasi dari pihak sekolah. Kemudian dirinya diarahkan untuk mengunduh aplikasi TangerangLIVE. “Kenapa tertarik (ikut OJT), ya saya ingin mencari pengalaman juga kerja biar tahu dunia kerja,” jelas alumni SMK Negeri 2 Kota Tangerang ini.
Selama mengikuti OJT dirinya juga mendapatkan materi secara jelas dan baik dari para instruktur, termasuk proses dan cara kerjanya. “Nah setelah OJT saya akan magang selama 6 bulan,” terangnya.
Senada dengan Neng Apriani, peserta lainnya Marata Putri Dinanti juga mengatakan hal sama. Perempuan yang juga lulusan SMK N 2 Kota Tangerang ini mengaku tertarik ikut OJT lantaran dirinya pernah memiliki pengalaman serupa dengan bidang pekerjaan di mana dirinya magang kini. “Jadi memang keinginan sendiri,” jelasnya.
Dia mengaku sejak mengikuti OJT kini lebih memahami produk baru dan cara kerjanya. “Jadi meski pun tidak sesuai dengan latarbelakang pendidikan ya nggak apa-apa,” ujar lulusan jurusan Kimia Analis ini. Untuk itu dirinya meminta kepada teman-temannya yang baru lulusa bila ingin mengikuti OJT agar tidak ragu-ragu meski memiliki latarbelakang pendidikan yang tidak sesuai. “Terima kasih kepada Disnaker yang sudah mengadakan program ini,” jelasnya.
Baca Juga: 3.450 Pekerja Rentan di Lebak Dapat Jaminan
HR Manager PT ARSI Anjar Kristianto menjelaskan, pihaknya juga berterima kasih kepada Disnaker Kota Tangerang yang sudah menggelar OJT dengan menggandeng perusahaannya. Ia juga menyebut bahwa antuasias peserta OJT di perusahaannya cukup banyak. “Program ini membantu kami selaku pengusaha untuk mencari generasi-generasi untuk tetap melanjutkan bisnis kami ke depan,” jelasnya.
Anjar menambahkan, perusahaan harus terus melakukan inovasi. Karena itu pihaknya menerima peserta mereka yang baru lulus untuk ditraining atau diber pelatihan agar kelak memberikan inovasi lebih. “Karena kami fungsikan sekarang itu pekerja bukan aset , tetap sebagai mitra yang akan berkontribusi kepada kami,” jelasnya.
Saat ini sudah ada hampir 22 peserta yang lolos dari 30 orang yang mendaftar. “Kalau instruktur kita dari internal yang sudah tersertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi),” jelasnya. Anjar tak menampik bahwa program OJT lebih memudahkan mereka mencari tenaga kerja dibanding cara biasa. “Selain itu juga bisa menghindari percaloan,” jelasnya.
Untuk itu dirinya meminta kepada para peserta yang ingin mengikuti training di pabriknya agar menyiapkan segala sesuatunya, khususnya mental. “Persiapkan mental dan disiplin yang lebih, sebab bagaimana pun baru lulus sekolah langsung ke dunia kerja itu perlu transisi, ini yang beberapa kandidat yang masih perlu penyesuaian di sini,” pungkasnya.
Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan antusiasme peserta untuk mengikuti OJT khususnya dari cluster fresh graduate cukup baik. Namun ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama menyangkut mental peserta.

“Terutama terkait dengan mental dan soft skill seperti apa yang disampaikan oleh perusahaan, utamanya para generasi yang baru lulus dari zona nyaman ke zona nyata dalam hal ini adalah dunia industri. Nah ini semua PR buat kita, bahwa mereka yang ingin bergabung di perusahaan adalah mereka yang memiliki mental dan kompetensi yang mumpuni apalagi perusahaan ini sudah berjalan 30 tahun,” jelasnya.
Baca Juga: Festival Cisadane, 2.552 Lowongan Kerja Tersedia di Stand Disnaker Kota Tangerang
Ujang juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT ARSI yang telah memberikan banyak masukan berkaitan dengan sumber daya kompetensi yang harus dimiliki bagi mereka yang baru lulus. “Insya Allah kita akan memperluas kerja sama dengan penandatangan MoU yang kalau kemarin kita baru 10 BKK, ternyata hasil evaluasi itu kita harus merekrut beberapa sumber daya lagi dari BKK di Kota Tangerang, nanti akan diseleksi lagi,” jelasnya.
Dia menambahkan realisasi visi Gampang Kerja, Disnaker telah melakukan inovasi di antaranya OJT dengan tidak meninggalkan inovasi sebelumnya. “Dari OJT ini tingkat penerimaannya lebih besar dari pelatihan-pelatihan dan inovasi lainnya seperti; penandatangan MoU penempatan kerja, pelatihan berbasis vokasi serta job fair. Sebab dari seluruh OJT rata-rata tingkat penyerapannya di atas 50 persen. Ini secara rata-rata ya,” jelasnya.
Karena itu, setelah dilakukan evaluasi tingkat penerimaan ke depan diharapkan lebih besar lagi dan kompetensinya lebih baik lagi sehingga perusahaan menerima peserta OJT dengan tingkat penyerapan di atas 80 persen. “Ini adalah poin besar bahwa tingkat penyerapan OJT lebih besar dibandingkan inovasi lainnya. Tapi tetap inovasi lain tidak kita tinggalkan, sebab setiap pencari kerja memiliki komptensi berbeda untuk meningkatkan tarap ekonomi keluarga,” jelasnya. Disnaker Kota Tangerang sendiri membuka dua kluster untuk program OJT yakni kluster pengangguran terbuka dan kluster lulusan baru. (made)
























