SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Sebuah ruko dua lantai yang difungsikan sebagai tempat usaha laundry dan warung makan (warteg) di Jalan Ciledug Raya, Kreo Selatan, Kota Tangerang, hangus dilahap Sijago merah pada Minggu (3/8/2025) sore. Api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di dalam bangunan saat operasional tengah berlangsung.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug Syarif mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 15.20 WIB. Dengan sigap, enam unit mobil pemadam beserta 40 personel dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Untuk yang terbakar ini adalah ruko laundry dan warteg. Bangunan hampir 80 persen hangus terbakar, meliputi dua lantai,” ujar Syarif saat diwawancarai SatelitNews.Com di lokasi kejadian. Ia juga menjelaskan bahwa proses pemadaman memakan waktu kurang lebih 30 menit. Syarif menambahkan, tim gabungan pemadam berasal dari berbagai wilayah. “Kita kerahkan 4 unit dari Ciledug dan Pinang, serta 2 unit dari Jakarta Selatan. Total ada 6 unit,” ujarnya.
Meski api berhasil dijinakkan dalam waktu relatif cepat, petugas sempat mengalami hambatan saat menuju lokasi karena adanya perbaikan jalan di kawasan Puri Beta yang menyebabkan kemacetan cukup parah. Namun, upaya pemadaman tetap dilakukan secara maksimal untuk mencegah api merambat ke bangunan di sekitarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta. Selain bangunan, sejumlah peralatan laundry seperti mesin cuci, setrika uap, dan perabot warteg ikut hangus terbakar.
Kepulan asap tebal sempat membuat panik warga sekitar. Puluhan warga tampak memadati lokasi, sebagian dari mereka merekam detik-detik proses pemadaman dengan ponsel. Video amatir warga yang merekam kobaran api viral di media sosial hanya beberapa jam setelah kejadian.
Baca Juga: Sachrudin Tekankan Peran Penting Damkar, Satpol PP dan Satlinmas
Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam masih melakukan pendinginan di lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Pihak berwenang juga mulai melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.
Sementara, pemilik usaha laundry enggan memberikan komentar kepada media karena masih syok melihat bangunannya habis terbakar. Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya sistem kelistrikan yang aman, terutama bagi tempat usaha yang beroperasi dengan banyak peralatan listrik. (mg01)
