SATELITNEWS.COM, TANGSEL--Seorang siswi SMP di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial RN (13) dilaporkan hilang sejak Sabtu, (3/8/2025) lalu. RN diduga dibawa kabur oleh seorang pemulung yang tinggal di dekat rumah korban di Kampung Gedong RT 003 RW 002 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat.
Rosiman (40) ayah dari RN mengatakan bahwa peristiwa yang menimpa putrinya itu telah dilaporkan ke Mapolres Tangerang Selatan, pada Rabu, (6/8). Laporan tercatat dengan nomor: LP/B/31/VIII/2025/Resor Tangerang Selatan.
Menurut keterangan Rosiman, RN terakhir terlihat di rumah pada pukul 12.00 WIB, sebelum akhirnya hilang tanpa pamit pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Korban diduga pergi bersama seorang pria yang selama ini dikenal dekat dengan keluarganya.
“Dia tinggal ngontrak hanya dua meter dari rumah saya. Awalnya saya percaya karena dia sering bantu, bahkan beliin seragam dan sepatu sekolah anak saya,” ujar Rosiman, Senin (11/8/2025).
Pria yang disebut-sebut berprofesi sebagai pemulung rupanya sekaligus pembuat konten video di platform Snack Video dengan nama akun @penyakithati. Menurut Rosiman, pria tersebut sudah menjalin kedekatan cukup lama dengan RN dan kerap menjemputnya pulang sekolah.
“Anak saya sering dijemput, katanya belajar. Tapi belajarnya sampai malam, bahkan pernah menginap di rumah kontrakannya,” katanya.
Baca Juga: Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel
Kecurigaan orang tua mulai muncul setelah menemukan pesan WhatsApp dari RN kepada pria tersebut yang bernada serius dan mengarah pada kemungkinan telah terjadi hubungan tak pantas.
“Sempat curiga saya, ketika nanya-nanya saya sempat curiga. Makanya sempat saya tegur ‘kalau kamu memang suka sama perempuan cari yang sepadan jangan anak saya, anak saya itu masih di bawah umur’ pernah saya ngomong gitu sekali-kalinya,” ucapnya.
Rosiman menjelaskan, berdasarkan iformasi dari seorang teman, menyebutkan bahwa RN sempat terlihat di kawasan Bantar Gebang, Jakarta Timur, dua hari lalu. Namun hingga saat ini keberadaan pasti RN dan pria yang diduga membawanya belum diketahui.
“Saya sudah mencoba menghubungi nomor anak saya, tapi sudah diblok. Saya hanya ingin anak saya kembali. Dia masih di bawah umur, dan masa depannya masih panjang,” kata Rosiman dengan suara lirih.
Rosiman berharap pihak kepolisian dapat segera menemukan putrinya dan memproses hukum pria tersebut jika terbukti bersalah. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus ini.
“Saya masih menunggu dari pihak kepolisian belum ada kabar sampai sejauh ini,” pungkasnya.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
Kasi Humas Polres Tangsel, AKP Muhamad Agil Sahril belum merespon ketika dikonfirmasi kasus tersebut melalui telepon. (eko)
























