SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) boleh jadi kecewa mendengar kabar ini. Sebab pemerintah memastikan tidak ada rencana kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2026.
Pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan memfokuskan untuk program prioritas nasional. “Untuk (kenaikan gaji PNS 2026), kita juga akan melihat pada fiscal space untuk tahun 2026 yang mayoritas diisi untuk program-program prioritas nasional,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026, dikutip Selasa (19/8/2025).
Sebagaimana diketahui, ada 8 program prioritas nasional yang akan dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2026. Terdiri dari ketahanan pangan, ketahanan energi, makan bergizi gratis (MBG), menyediakan pendidikan bermutu.
Lalu, menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas, penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, penguatan pertahanan semesta, serta investasi dan perdagangan global. Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto juga tidak mengumumkan kenaikan gaji PNS secara resmi dalam pidato kenegaraan RAPBN 2026 dan nota keuangannya di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Jumat (15/8/2025).
Padahal, pidato kenegaraan presiden sebelumnya, perihal kenaikan gaji PNS yang erat kaitannya dengan realisasi APBN 2026 akan diumumkan. Pada tahun 2023, Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan kenaikan gaji PNS sebesar 8 persen di hadapan para wakil rakyat di DPR.
Merespons hal itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi menyampaikan bahwa ia tidak bisa membocorkan kebijakan pemerintah pada tahun 2026 yang akan disampaikan Prabowo.
Ia meminta seluruh pihak untuk menunggu pidato Presiden Prabowo yang akan disampaikan Jumat (15/8) besok. Menurut dia, dalam pidato Prabowo besok, akan terlihat secara gamblang postur APBN 2026. “Kita harus belajar disiplin menunggu sesuatu itu sampai waktunya. Jadi, mungkin kita tidak biasakan bocoran A1 A2 atau A3 kepada teman-teman. Yang jelas kita tunggu besok pidato presiden,” kata Hasan Nasbi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/8/2025). (jpg)