SATELITNEWS.COM, SERANG – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, meminta kepada bupati dan walikota agar terus berinovasi, dalam penyajian dan penyimpanan arsip atau dokumen penting lainnya. Inovasi itu salah satunya, dengan menyajikan data berbasis digital atau tidak analog.
Wagub Dimyati mengatakan, sebuah arsip sangat penting untuk digunakan dalam sebuah kebijakan dan rencana pembangunan ke depannya. Data dan informasi setiap kegiatan, diharapkan dapat diarsipkan dengan baik.
Oleh karena itu, penyimpanan data harus berbasis digital, karena bisa memudahkan dalam penyimpanan dan mencari data yang dibutuhkan. Selain itu, digitalisasi juga sangat efektif dan efisien, serta sesuai dengan tuntutan zaman.
“Arsip itu jika dikelola dengan baik bisa menjadi big data, dengan kearsipan yang baik maka sebetulnya pengelolaan itu akan baik. Sehingga kita bisa melakukan check and recheck sesuai dengan data,” katanya, Selasa (27/8/2025).
Menurut Dimyati, digitalisasi data juga bisa memudahkan bernagai pihak dalam mengurus setiap hal yang dibutuhkan. Dengan begitu, kata dia, asas manfaat akan dirasakan banyak pihak.
“Ditengah perkembangan teknologi yang terus bergerak, arsip sudah harus mampu dikelola dengan baik berbasis digital. Sehingga dapat membantu pihak-pihak yang membutuhkan,” tambahnya.
Baca Juga: Atas Temuan BPK, Pemprov Banten Lakukan Perbaikan
“Saat ini sudah mulai dilakukan digitalisasi dan ditata dengan rapi. Jika sudah menjadi big data semua data-data yang ada dan yang diperlukan itu akan bermanfaat,” timpalnya.
Selain digitalisasi, pemerintah kabupaten/kota juga harus melengkapi keamanan data yang sudah menggunakan sistem digital. Oleh karena, data yang disajikan secara digital bisa dengan mudah dicuri pihak tidak berkepentingan apabila tidak dilengkapi dengan sistem pengamanan yang memadai.
“Kepada pihak-pihak terkait harus bisa memperhatikan sisi keamanan dari sebuah arsip. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kita juga harus memperhatikan bagaimana melakukan secure atau keamanan terhadap data tersebut,” ujarnya.
“Kita mengapresiasi dan memberikan semangat kepada semua elemen yang menata kearsipan dengan baik,” tutupnya.
Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mego Pinandito menyampaikan, berdasarkan hasil pengawasan eksternal oleh ANRI untuk Pemprov Banten menunjukkan hasil yang baik mencapai 75,91 persen.
“Harapannya, ini juga nanti akan bisa menular kepada unit-unit di bawah kabupaten/kota maupun nanti sampai kepada daerah-daerah di bawahnya,” ujarnya.
Baca Juga: Wagub Dimyati Bantah Isu Tak Harmonis Dikalangan Pimpinan Pemprov Banten
Selanjutnya, Mego menuturkan dengan penata arsip yang baik diharapkan mampu membantu dan mendukung dalam menentukan percepatan pembangunan daerah dan nasional.
“ANRI sangat berharap bahwa hasil-hasil yang baik yang ada di dalam arsip ini dapat dimanfaatkan lebih lagi ke depan, dengan memanfaatkan arsip sebagai bahan-bahan perencanaan pembangunan di masa mendatang,” imbuhnya. (adib)

















