SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Wolves berhasil melaju ke putaran ketiga Carabao Cup. Itu setelah mereka meraih kemenangan dramatis kontra West Ham United 3-2, Rabu (27/8/2025) dini hari WIB.
Trigol kemenangan Wolves diciptakan oleh Rodrigo Gomes dan brace Jorgen Larsen. Sementara itu, dua gol balasan West Ham lahir dari aksi Lucas Paqueta dan Toumas Soucek.
“Menurutku kami bermain sangat fantastis. Tapi, kami gagal memenangkan laga. Tentu kami kecewa,” ujar Graham Potter, pelatih West Ham, dikutip dari Sky Sports.
Bagi West Ham, itu adalah kesialan dua kali beruntun dalam rentang empat hari. Akhir pekan lalu, mereka dihantam Chelsea 1-5 di ajang Premier League.
Laga dimulai dengan intensitas tinggi. Wolverhampton yang tampil di depan publik sendiri memutuskan untuk bermain agresif sejak menit pertama.
Meski begitu, kedua tim bisa mempertahankan clean sheet sampai setidaknya menit ke-40. Sampai Hwang Hee-Chan mendapatkan peluang emas. Tapi, tembakannya membentur tiang gawang.
Namun, tidak butuh waktu lama bagi Wolverhampton untuk membuka keunggulan. Pada menit ke-43, Rodrigo Gomes berhasil mencetak gol pertama melalui tembakan akurat dari dalam kotak penalti. Wolves leading 1-0.
West Ham tidak tinggal diam. Mereka mencoba merespons, tetapi kesulitan menembus pertahanan kokoh Wolverhampton. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk tuan rumah.
Memasuki babak kedua, West Ham menunjukkan semangat juang yang tinggi. Mereka tidak ingin pulang dengan tangan kosong.
Namun, Wolves tidak menyerah begitu saja. Tim tuan rumah berusaha keras untuk kembali ke jalur kemenangan. Pada menit ke-82, Jorgen Larsen berhasil menyamakan kedudukan lagi menjadi 2-2 dengan tembakan kaki kiri yang melesat ke sudut atas gawang.
Keseruan semakin meningkat ketika Larsen kembali mencetak gol di menit ke-84, membawa Wolverhampton memimpin 3-2. Dengan keunggulan itu, Wolves berusaha mempertahankan skor hingga akhir pertandingan.
Meski West Ham mencoba untuk mengejar ketertinggalan, mereka tidak mampu mencetak gol tambahan. Laga berakhir dengan skor 3-2 untuk tuan rumah.
Usai laga melawan Wolves, situasi panas terjadi. Jarrod Bowen, kapten West Ham, bersitegang dengan penggemar yang melakoni away ke Molineux.
Bowen terlihat berdebat dengan suporter West Ham , yang berada di tribun, dari tepi lapangan. Bowen kemudian ditarik menjauh oleh rekan-rekannya.
Momen itu dikomentari manajer Graham Potter. Ia menilai situasi Bowen dan penggemar terjadi karena saling peduli. “Para pendukung kami luar biasa. Mereka merasa kecewa karena hasil yang kami dapatkan, dan Jarrod jelas peduli pada klub dan tim. Dia memberikan segalanya lagi, dan ini hanyalah pertukaran pendapat antara orang-orang yang peduli,” ujar Potter, melansir Independent.
“Hubungan terpenting di sebuah klub adalah antara suporter dan tim. Kami membutuhkan suporter dan semua orang untuk tetap bersatu.”
“Tim sedang mengalami kesulitan saat ini. Kami semua merasa sedih, saya bisa menjamin tidak ada yang merayakan atau bahagia dengan apa yang kami lakukan. Kami semua merasa sakit,” tegas eks manajer Brighton dan Chelsea itu.
Bowen juga sudah meminta maaf atas sikapnya. Winger asal Inggris itu mengaku berlebihan. “Saya adalah orang yang penuh gairah dan akan berjuang setiap kali saya melangkah ke lapangan. Tapi saya perlu memberikan contoh yang lebih baik, dan para penggemar tahu betapa saya mencintai kalian dan klub ini!” tulis Jarrod Bowen di Instagram. (dm)