SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Laga Liverpool vs Arsenal sepertinya bakal berakhir imbang sebelum Dominik Szoboszlai mencetak gol kemenangan. Layaknya roket, sepakan bebas Szoboslai menghujam dan boom.
Bigmatch di Anfield, Minggu (31/8/2025) malam WIB, berjalan relatif membosankan karena tidak banyak peluang yang tercipta. Liverpool sekalipun mendominasi penguasaan bola kesulitan menembus pertahanan Arsenal.
Arsenal yang lebih banyak melakukan serangan balik memanfaatkan bola mati untuk membahayakan gawang Liverpool. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-83 saat Liverpool mendapat tendangan bebas agak jauh dari kotak penalti Arsenal.
Szoboszlai yang jadi eksekutor sukses menempatkan bola di pojok kanan atas, tanpa bisa dijangkau David Raya. Skor 1-0 bertahan hingga akhir laga dan Liverpool sementara memuncaki klasemen Liga Inggris dengan sembilan poin.
Gol Szoboszlai boleh dibilang sudah lama dinantikan Liverpool dan fansnya, mengingat mereka sudah hampir sedekade tidak bikin gol dari sepakan bebas langsung! Terakhir dibuat Philippe Coutinho saat menghadapi… Arsenal pada Agustus 2016.
Saat itu Liverpool menang 4-3 di Emirates Stadium. Di laga kandang, Liverpool bahkan tidak pernah membuat gol seperti itu sejak Patrick Berger pada Agustus 1999. “Untungnya kami sudah berlatih sepakan bebas seperti ini. Saya merasa ini sedikit terlalu jauh. Tapi saya siap ambil risiko. Saya yakin dengan kemampuan saya, saya coba saja… akhirnya saya bisa mencetak gol tendangan bebas,” ujar Szoboszlai di Sky Sports.
“Ketika Anda terus melatih itu, kini saya harus menyebut Trent karena dulu dia yang selalu mengeksekusi sepakan bebas. Akhirnya saya punya kans untuk melakukan itu dan gol,” sambungnya.
Manajer Liverpool Arne Slot mengaku kagum dengan gol yang dilesakkan Szoboszlai. “Di babak kedua, kami menekan mereka dengan baik, sehingga kami lebih dominan setelah 45 menit. Pada akhirnya kamu butuh momen magic seperti ini,” ujar Slot seperti dikutip The Athletic.
“Saya baru bekerja dengannya sekitar semusim lebih sedikit, tapi dia sudah menunjukkan dirinya Liverpool banget. Dia selalu memberikan yang terbaik, tidak peduli main di sayap kanan, full back kanan, nomor 10. Lagi-lagi dia luar biasa hari ini,” sambungnya.
Di sisi lain, manajer Arsenal Mikel Arteta mengakui timnya gagal menemukan jala gawang. “Saya sangat kecewa dengan hasilnya. Tapi saya sangat bangga dengan para pemain saya. Kedua kubu harus berusaha keras sampai titik tak ada lagi yang hal yang memisahkan, laganya memang akan ditentukan oleh sebuah kesalahan atau momen ajaib,” ungkap Arteta kepada Sky Sports.
“Anda tak bisa mendominasi selama 90 menit di sini, itu mustahil. Di akhir pertandingan, saya bilang kami harus menemukan cara untuk memenangi laga-laga besar ini.”
“Anda harus memasukkan bola ke dalam gawang saat bisa menguasainya. Kami sudah jauh lebih baik dari musim lalu, jauh lebih baik. Kami cuma harus memasukkan bolanya ke dalam gawang jika ingin menang,” imbuhnya.
Sebagai catatan, satu-satunya tembakan on target dari Arsenal didapatkan dari Noni Madueke. Mereka punya total 11 percobaan, dengan dua pemain depan lain yakni Viktor Gyokeres dan Gabriel Martinelli bahkan tak bisa menembak sekalipun. (dm)