SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Tigaraksa, Kamis (4/9), sebagai upaya menekan dampak lonjakan harga beras di pasaran.
Sebanyak 400 paket beras ukuran 5 kilogram disediakan dengan harga hanya Rp55.000, jauh di bawah harga pasar yang telah menembus Rp76.000 hingga Rp80.000. Program ini disambut antusias warga yang langsung menyerbu lokasi sejak pagi.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyatakan GPM menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Baca Juga: Wabup Tangerang Perkuat Posbakum Desa di Tigaraksa untuk Permudah Bantuan Hukum Warga
“Alhamdulillah, ini titik ketiga GPM. InsyaAllah akan berlanjut ke kecamatan lain. Harga beras kita subsidi agar warga bisa sedikit lega,” ujar Wabup Intan.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda berkelanjutan, terutama di tengah ketidakpastian harga pangan.
“Kondisi belum sepenuhnya kondusif, tapi InsyaAllah program ini bisa membantu masyarakat beberapa bulan ke depan,” tambahnya.
Baca Juga: Dimediasi Bupati Tangerang, Tempat Hiburan Malam di Tigaraksa Diubah Jadi Rumah Makan
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, menyebut total beras yang disalurkan dalam GPM mencapai 2 ton. Distribusi difokuskan di kecamatan-kecamatan yang terdampak langsung oleh kenaikan harga.
“Kami ingin masyarakat tetap mendapatkan akses pangan dengan harga yang terjangkau. Ke depan, GPM akan diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Tangerang,” tegasnya.
Sementara itu, Een Cahayeni, salah satu warga Sudirman Indah Tigaraksa mengaku senang, dengan adanya program Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemkab Tangerang di GSG Kantor Kecamatan Tigaraksa. “Alhamdulillah, ini sangat membantu kami warga di sekitar Tigaraksa. Tadi beli satu bungkus 5 Kg harganya Rp55 ribu,” jelasnya. (dit)
