SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Presiden Prabowo Subianto memberhentikan dengan hormat dua menterinya. Mereka adalah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Budi Gunawan serta Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariedjo. Meski demikian, Presiden belum langsung mengisi dua pos penting di Kabinet Merah Putih tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, untuk sementara posisi Menko Polkam akan dijabat oleh pejabat ad interim. Namun ia belum mengungkap siapa yang ditunjuk Presiden. “Tunggu nanti diumumkan. Sebelum ditandatangani, kami belum bisa menyampaikan,” kata Prasetyo di Kompleks Istana, Senin (8/9).
Sementara itu, pelantikan Menpora baru ditunda karena calon pengganti sedang berada di luar kota. “Akan dijadwalkan kembali pada prosesi pelantikan berikutnya,” ujarnya.
Prasetyo menegaskan, perombakan kabinet ini bukan karena menteri lama mundur atau dicopot, melainkan hasil evaluasi Presiden. “Bapak Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan punya hak prerogatif. Atas evaluasi beliau, diputuskan melakukan perubahan formasi,” katanya.
Ditanya soal isu politik, termasuk kemungkinan PDIP masuk ke kabinet, Prasetyo memilih irit bicara. “Jauh amat itu,” jawabnya singkat.
Dalam keterangan sebelum pelantikan, Prasetyo menyampaikan, Presiden akan melakukan perombakan kabinet di lima pos menteri. Masing-masing adalah Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Baca Juga: UU BUMN Larang Menteri dan Wakil Menteri Rangkap Jabatan
“Dengan demikian ada enam kementerian yang menjadi perhatian, satu kementerian baru dan lima yang mengalami perubahan susunan pejabat,” jelasnya.
Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo diangkat menjadi Menpora oleh Presiden Joko Widodo pada Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024. Dito dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada 3 April 2023. Dito Ariotedjo saat itu mengisi jabatan Menpora yang kosong setelah ditinggalkan Zainudin Amali. Zainudin Amali saat itu memilih fokus untuk mengurus sepak bola nasional usai terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.
Kemudian, Dito Ariotedjo kembali dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto untuk tetap menjadi Menpora pada Kabinet Merah Putih. Pengumuman Dito Ariotedjo masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih saat itu diumumkan di Istana Kepresidenan pada 20 Oktober 2024.
Tidak lama sebelum Menteri Sekretaris Negara Prasetyo mengungkap adanya perombakan susunan Kabinet Merah Putih, Dito sudah mengungkap pesan perpisahan dari jabatan Menpora.
Dito berterima kasih kepada semua yang sudah berusaha dalam membuat perubahan di bidang kepemudaan dan olahraga. Hal tersebut Dito sampaikan melalui Instagram Stories-nya, Senin (8/9/).
“Terima kasih untuk semua yang sudah jalan bersama berusaha membuat perubahan di Pemuda dan Olahraga,” tulis Dito. Dito pun mengharapkan apa yang sudah dijalankan selama ini di Kementerian Pemuda dan Olahraga dapat diteruskan oleh penerusnya. (rmg)
Baca Juga: Pergantian Menpora Tak Ganggu Persiapan SEA Games




























