SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Duel panas usai jeda Internasional tersaji di Allianz Stadium saat Juventus menjamu Inter Milan pada pekan ke-3 Serie A 2025/2026, Sabtu (13/9/2025) pukul 23.00 WIB. Duel bertajuk Derby d’Italia ini dipastikan bakal berjalan alot mengingat persiangan keduanya di kancah Serie A.
Juventus membuka musim baru dengan gemilang. Dua kemenangan beruntun di awal musim jadi modal berharga saat mereka bersiap menjamu rival abadi, Inter, dalam laga panas Derby d’Italia di Allianz Stadium. Bagi Bianconeri, duel ini tak hanya soal gengsi, tapi juga penegasan ambisi di papan atas Serie A.
Kemenangan 2-0 atas Parma di pekan perdana menegaskan kesiapan Juventus untuk kembali bersaing. Tren positif itu berlanjut lewat kemenangan tipis 1-0 di markas Genoa, di mana Dusan Vlahovic kembali menjadi pembeda. Performa stabil ini menambah optimisme, tapi Igor Tudor dihadapkan pada keterbatasan rotasi akibat absennya beberapa pemain kunci.
Andrea Cambiaso harus menepi karena skorsing, sementara Fabio Miretti dan Francisco Conceicao masih diragukan kondisinya. Situasi ini sedikit menyulitkan Tudor dalam meramu komposisi terbaik. Namun, kedalaman skuad Bianconeri dan dukungan publik Turin diyakini cukup untuk menutupi kekurangan tersebut.
Di kubu seberang, Inter datang dengan misi kebangkitan. Cristian Chivu, yang baru saja mengambil alih kursi pelatih usai era Simone Inzaghi, langsung memberi kesan meyakinkan lewat kemenangan telak 5-0 atas Torino. Sayangnya, momentum itu sedikit terhenti setelah kekalahan mengejutkan 1-2 dari Udinese di San Siro.
Meski begitu, Chivu punya keunggulan signifikan: skuad lengkap tanpa cedera maupun skorsing. Hal ini memberi keleluasaan penuh dalam menentukan strategi, terutama di sektor lini tengah yang akan menjadi medan tempur utama. Dengan pengalaman dan kualitas individu yang dimiliki, Nerazzurri tetap jadi ancaman serius bagi Juventus.
Pertemuan ini akan menjadi lebih dari sekadar duel klasik. Juventus mencari pijakan awal untuk menegaskan diri sebagai penantang Scudetto setelah masa paceklik, sementara Inter butuh pembuktian usai kegagalan musim lalu, termasuk pahitnya kekalahan di final Liga Champions. Derby d’Italia kali ini bisa jadi titik ukur siapa yang lebih siap melangkah jauh musim ini.
Bianconeri saat ini duduk di posisi kedua dengan enam poin, cuma kalah poin disiplin oleh Napoli selaku pemuncak klasemen. Inter untuk sementara menempati posisi keenam dengan tiga poin.
Setelah menang 5-0 atas Torino, Inter malah kalah 1-2 melawan Udinese.
Kemenangan tentu sangat ingin diincar Inter agar tidak terjadi perbedaan poin yang jauh. Di sisi lain, Juventus mau melanjutkan kesempurnaan dan kesucian gawangnya.
“Detail akan menjadi penentu melawan Juventus. Kami terbiasa dengan pertandingan besar seperti ini, jadi kami fokus pada apa yang diminta pelatih dari kami,” kata bek Inter, Carlos Agusto, yang dikutip dari Football Italia.
Dalam tiga pertemuan terakhir di markas Juventus pada ajang Serie A, Inter tidak mampu menang. Nerazzurri menelan dua kekalahan dan satu imbang. “Cristian Chivu meminta sesuatu yang berbeda. Saya tidak tahu apa rencananya untuk masa depan, tetapi kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk membantunya,” Agusto menjelaskan.
Rekor Inter Milan melawan Juventus di ajang Serie A tidak terlalu oke. Dari lima pertandingan Derby d’Italia terakhir, Inter dua kali kalah, sekali menang dengan dua lainnya sama kuat. Satu-satunya kemenangan itu didapat dengan skor 1-0 pada Februari 2024. (bl/dtc/net)
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
JUVENTUS (3-4-2-1): Di Gregorio; Gatti, Bremer, Kelly; Kalulu, Locatelli, Thuram, Joao Mario; Koopmeiners, Yildiz; David
Pelatih: Igor Tudor
INTER MILAN (3-5-2): Sommer; Bisseck, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Sucic, Dimarco; Thuram, Lautaro Martinez
Pelatih: Cristian Chivu