SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Warga Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, digemparkan dengan peristiwa tragis yang melibatkan satu keluarga. Seorang pria, diduga tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih berusia 10 bulan, sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri.
Peristiwa memilukan itu, terjadi di Kampung Sindangresmi, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (11/9/2025) lalu. Korban seorang ibu muda berinisial IS (24), dan anaknya ditemukan tewas dengan luka lebam di leher.
Dari hasil penyelidikan, keduanya diduga dihabisi oleh suaminya sendiri, yang kemudian melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangan dan lehernya.
Tragedi ini, sontak membuat warga sekitar shock dan berduka. Salah satu pihak, yang turut menyampaikan belasungkawa adalah Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, yang langsung mendatangi rumah duka untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.
Bupati yang diwakili Asisten Daerah (Asda) II Pandeglang, Nuriah, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah tersebut. Ia juga mengingatkan, pentingnya menjaga emosi dalam rumah tangga agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
“Kami sangat berduka, atas kejadian ini. Kami mengimbau, agar para kepala keluarga, jika menghadapi masalah, jangan sampai meluapkan emosi kepada istri atau anak. Jangan sampai, hal seperti ini terulang kembali,” ujar Nuriah.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Usulkan Berbagai Program ke Kementan dan Bapanas
Lebih lanjut, pihak Pemkab Pandeglang berharap masyarakat di tingkat kecamatan hingga RT, dapat memperkuat kepedulian sosial dan saling menjaga lingkungan masing-masing, sehingga potensi persoalan keluarga dapat lebih cepat terdeteksi.
Peristiwa memilukan ini, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi pengingat pentingnya komunikasi serta kontrol emosi dalam rumah tangga. (mardiana)
























