SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sudah jatuh tertimpa tangga. Liverpool tidak hanya pulang dengan kekalahan dari markas Galatasaray, tapi juga dapat tambahan masalah cedera.
Duel Galatasaray vs Liverpool di matchday 2 Liga Champions digelar di Rams Park, Istanbul, Rabu (1/10/2025) dini hari WIB. The Reds kalah 0-1 setelah Victor Osimhen mencetak gol untuk tuan rumah lewat sebuah eksekusi penalti.
Kiper Liverpool Alisson tidak mampu menuntaskan pertandingan ini. Ia mengalami cedera dan ditarik keluar pada menit ke-56 untuk digantikan oleh Giorgi Mamardashvili.
Manajer Liverpool Arne Slot menyebut Alisson bermasalah pada hamstringnya setelah melakukan sprint untuk kembali ke areanya. Slot memastikan kiper asal Brasil itu akan absen saat Liverpool tandang ke markas Chelsea di Premier League akhir pekan ini, Sabtu (4/10/2025).
“Kalau pemain saya terduduk di lapangan, sembilan dari 10 kemungkinan saya khawatir yang terburuk dan yang terburuk maksudnya dia tidak bisa lanjut,” ujar Slot seperti dilansir BBC.
“Ditarik keluar dalam kondisi seperti ini tidak pernah positif. Anda bisa yakin dia tidak main di hari Sabtu.”
Selain Alisson, Hugo Ekitike juga ditarik keluar di tengah pertandingan karena cedera. Meski demikian, Slot belum bisa memastikan seberapa parah cedera rekrutan baru Liverpool itu. “Saya tidak benar-benar berpikir kami mendapat cedera, tapi Hugo merasakan sesuatu,” ucap Slot.
“Dia bilang dia tidak bisa lanjut, jadi kami harus menggantinya. Kita lihat saja nanti bagaimana kondisinya untuk akhir pekan.”
Slot juga menyesali Si Merah tak bisa menciptakan banyak peluang. Padahal Liverpool mendominasi pertandingan dengan 68 persen ball possession. Tapi, The Reds tak bisa menciptakan banyak peluang.
Slot menegaskan bahwa laga menjadi lebih berat untuk Liverpool pada babak kedua. Galatasaray fokus mempertahankan keunggulan hingga menggalang pertahanan solid yang sulit dibongkar Liverpool.
“Pertama-tama, saya sangat kecewa. Tentu, kami kalah dari Crystal Palace sebelum laga ini. Spesifik membicarakan laga ini, kami tak cukup banyak menciptakan peluang,” kata Slot di situs UEFA.
“Faktanya, babak kedua menjadi lebih berat dan berat lagi untuk kami. Akibatnya Galatasaray bisa memanfaatkan penguasaan bola yang bisa kami gunakan,” kata dia menambahkan.
Ini jadi kekalahan kedua secara beruntun untuk Liverpool. Pada akhir pekan kemarin, catatan sempurna Liverpool di Premier League terputus usai tumbang di tangan Crystal Palace dengan skor 1-2.
Kapten The Reds, Van Dijk menyebut Liverpool tidak perlu panik dengan dua hasil negatif ini. Meski demikian, Van Dijk menuntut adanya perbaikan.
“Saya benci kalah. Tidak perlu ada kepanikan, tapi harus ada perbaikan,” ujar Van Dijk kepada Amazon Prime.
“Harus ada kemauan untuk lebih baik dari akhir pekan, tapi tidak terlalu sulit karena akhir pekan juga buruk. Tapi jangan bikin kesalahan konyol sesekali, terlalu gampang untuk mengatakan hal-hal seperti ini.”
“Tapi kami harus jalan terus. Tetap kompak dan menatap yang berikutnya,” katanya. (dm)