SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Bersamaan dengan pelaksanaan penanaman jagung serentak Se-Indonesia, dimana Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka juga melakukannya di Tangerang.
Program ketahanan pangan inipun, secara massif dilakukan juga oleh warga Bojong, Kabupaten Pandeglang, yaitu di Blok Kampung Santri Cijantung, Desa Bojong, Kecamatan Bojong.
Program utama Bumdes dan Pemdes Bojong, yang dikolaborasikan dengan pihak Dinas Pertanian, pihak Kepolisiaan, Pondok Pesantren Model Noor El-Madeenah, serta warga sekitar, sontak memberikan semangat baru dalam bertani.
Hadir di kawasan dan lahan garapan Pesantren El-Madeenah Camat Bojong, Kapolsek Bojong, Danramil Bojong, Kepala Desa Bojong, Korluh beserta Tim PPL Bojong, Para Pendamping Desa, Ibu-ibu Kader Desa, Tokoh Masyarakat dan Keagamaan, juga warga yang turut memeriahkan acara launching penanaman jagung perdana bersama-sama turun semarak turut menyaksikan program ini.
Secara seremonial, acara diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Direktur BUMDes Bojong, Anhto, disusul sambutan Kepala Desa, Kapolsek dam Camat Bojong.
Secara nyata, progran ketahanan pangan, baik sektor nabati maupun hewani telah menjadi tolak ukur Presiden RI, yang secara struktural turun tajam hingga stakeholder ke level Desa.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
“Kami ucapkan terima kasih, atas dukungan semua pihak dan semoga awal pelaksanaan penanaman jagung ini memotivasi program lanjutannya, pada sektor hewani – bioflok, juga bisa semarak dan siap segala sesuatunya,“ kata Antho, Jumat (10/10/2025).
Hal mendasar, program ketapang ini adalah bukti nyata transparansi anggaran Desa mampu memberikan edukasi kepada publik, bahwa Desa Bojong telah mampu melaksanakan tugasnya secara nyata, bahwa 20 % alokasi ADD jelas peruntukannya, yaitu sektor ketahanan pangan.
Dalam sambutannya, Camat Bojong Furqon mengaku sangat mengapresiasi kinerja dan upaya BUMDes dan Pemdes Bojong telah memilih tempat, momen dan kesempatan ini, di hamparan lahan yang satu blok luasan 2 hektar mampu membuktikannya dengan cukup baik.
“Malah saya heran, awalnya dikira bukan lahan Cijantung, dan ternyata setelah diratakan dan digarap, ini hamparan area terbaik di Kecamatan Bojong, Insya Allah,” ungkapnya.
Keberpihakan Polsek, Koramil, BPP dan seluruh entitas badan negara, yang turut menguatkan program ketahanan pangan ini tentu menjawab tantangan kebutuhan dasar masyarakat, yang sejatinya agar mampu mandiri dan menjadi sentra pergerakan ekonomi yang menguat di level Desa.
Bumdes Bojong menggandeng Pesantren Noor El-Madeenah di Cijantung, bersama-sama warga lainnya, awal mendorong pelaksanaan program ini untuk menghasilkan kinerja terbaiknya. (mardiana)
Baca Juga: UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat
























