SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten mulai memperkuat ekosistem sektor perikanan, untuk membangun ekonomi maritim yang inklusif dan berkelanjutan serta sumber daya ikan yang dikelola secara bijak dengan memperhatikan keseimbangan ekologi, ekonomi, dan sosial.
Hal tersebut, diungkapkan Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri acara Festival Karang Kabua 2025 di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Minggu (12/10/2025).
Festival itu, menjadi momentum meningkatkan rasa syukur, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan masyarakat nelayan khususnya di pesisir selatan Provinsi Banten.
Andra menjelaskan, ada beberapa langkah strategi yang akan dilakukan untuk memperkuat ekosistem perikanan di Provinsi Banten, seperti modernisasi armada dan alat tangkap nelayan kecil agar lebih efisien dan ramah lingkungan.
Kemudian peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik nelayan maupun pembudidaya ikan, melalui pelatihan teknik budidaya modern dan pengelolaan hasil tangkap. Pengembangan infrastruktur perikanan, seperti Tempat Pelelangan Ikan (TPI), cold storage, dan fasilitas pengolahan hasil perikanan.
“Serta memperluas akses pembiayaan dan asuransi nelayan, bekerja sama dengan perbankan dan lembaga keuangan mikro. Dan yang terpenting kita akan mendorong digitalisasi pemasaran produk perikanan, agar nelayan dan pembudidaya memiliki akses pasar yang lebih luas, transparan, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.
Baca Juga: Waduk Karian Lebak Semakin Mengering, Jejak Permukiman Lama Jadi Magnet Wisata
Hal itu akan terwujud, manakala semangat kerja sama dan inovasi terus kita kuatkan. Apalagi sektor kelautan dan perikanan berperan penting sebagai tulang punggung ekonomi daerah, yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mewujudkan Provinsi Banten sebagai poros ekonomi maritim nasional.
“Sektor perikanan itu tidak hanya berperan sebagai penyedia pangan bergizi, tetapi juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja, penerimaan daerah, serta penguatan ekonomi maritim daerah,” ujarnya.
Menurut data BPS dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, produksi perikanan tangkap Banten tahun 2024 mencapai sekitar 155 ribu ton, sedangkan produksi perikanan budidaya mencapai 210 ribu ton, dengan komoditas unggulan seperti bandeng, nila, lele, udang vaname, dan rumput laut.
“Potensi tersebut jika dikelola dengan tepat, berkelanjutan, dan berbasis teknologi, akan menjadi motor penggerak utama bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Seperti kita ketahui bersama, Bayah dan wilayah pesisir selatan Banten memiliki potensi perikanan laut yang sangat besar. Sumber daya ikan seperti tuna, tongkol, cakalang, dan berbagai jenis hasil laut lainnya menjadi produk sumber daya perikanan potensial Kabupaten Lebak.
“Festival ini sekaligus menjadi momentum memperkuat silaturahmi antar-nelayan serta memperkokoh semangat gotong royong masyarakat pesisir di Kabupaten Lebak,” pungkasnya.
Baca Juga: Gubernur Andra Dorong Singkong Lebak jadi Komoditas Unggulan
Andra secara resmi membuka Festival Karang Kabua dengan melakukan ngecrik atau melempar jala ikan. Acara turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Lebak, anggota DPRD Kabupaten Lebak, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten, serta tamu undangan lainnya.
Dewan Pembina Forum Komunikasi Para Nelayan Bayah (Forkomba) Rafik Rahmat Taufik menyebutkan, Festival Karang Kabua 2025 mengusung tema ‘Ngamumule Tali Paranti, Ngabengketkeun Tali Silaturahmi’. Artinya, festival sebagai wadah untuk tali persaudaraaan antara nelayanan yang merupakan tradisi di pesisir.
“Alhamdulillah, festival nelayan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan ini telah berlangsung sejak tahun 2005, artinya sudah dua puluh kali kita laksanakan,” ujarnya.
Rafik berharap Festival Karang Kabua ke depan dapat masuk dalam kalender resmi kegiatan tingkat Provinsi Banten.
“Kami berterima kasih kepada gubernur yang telah hadir. Kami harap festival Karang Kabua dapat masuk dalam kalender event di Provinsi Banten,” pungkasnya. (luthfi)
























