SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Rencana pembangunan underpass Bitung Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dipastikan mulai Oktober 2025. Rencana terbaru, underpass ini hanya dibangun satu jalur dua arah, dengan titik 0 dari kolong jembatan Tol Bitung.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengungkapkan bahwa pembangunan underpass Bitung akan segera dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Proyek ini akan didanai melalui tiga tahap anggaran, yakni pada tahun 2025, 2026, dan 2027.
“Jadi dibangun Oktober ini oleh Kementerian PUPR. Informasinya, masih proses tender. Nanti dananya dibagi tiga tahap, yaitu tahun 2025, 2026, dan 2027,” ujarnya kepada Satelit News, Kamis (16/10/2025).
Kepala Bidang Binamarga DBMSDA Kabupaten Tangerang, Ardiansyah Putra, menambahkan, sebelumnya, proyek ini sempat mengalami hambatan. Namun, Kementerian PUPR telah melakukan review terhadap Detail Engineering Design (DED). Dalam hasil revisi tersebut, jalur yang awalnya dirancang menjadi dua jalur kini diubah menjadi satu jalur dua arah, yakni dari arah Tangerang menuju Balaraja.
“Underpass Bitung ini direncanakan memiliki panjang sekitar 350 meter, dengan satu jalur dua arah dari Tangerang menuju Balaraja,” jelasnya.
Saat ini, kata Ardiansyah, Kementerian PUPR tengah melaksanakan proses tender pada bulan Oktober. Jika tidak ada kendala, Surat Perintah Kerja (SPK) kepada pemenang tender akan diterbitkan pada 16 Oktober.
Baca Juga: Dukung Program Indonesia ASRI, Forkopimda dan Mahasiswa Gelar Jumat Bersih di Balaraja Tangerang
“Selama masa pengerjaan underpass, arus lalu lintas akan dialihkan melalui area pelebaran Jalan Bitung yang telah lebih dulu disiapkan, sehingga tidak akan mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut,” ungkapnya.
“Adapun titik nol pembangunan underpass ini berada di bawah atau kolong Jembatan Tol Bitung dan akan berakhir di lampu merah pertigaan Bitung,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, meski sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, rencana pembangunan Underpass Bitung kini mulai dibahas kembali dan dijadwalkan akan dilanjutkan pada Oktober 2025 mendatang.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan bahwa pembangunan underpass tersebut akan dimulai pada pertengahan Oktober 2025. Ia mengakui bahwa proyek ini sempat tertunda akibat pandemi.
“Insya Allah, pembangunan Underpass Bitung akan dimulai pada pertengahan Oktober 2025. Sejak sekarang, sosialisasi kepada masyarakat setempat harus segera dilakukan,” kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Kamis (25/9).
Pria yang akrab disapa Rudi Maesyal itu menjelaskan, pembangunan akan diawali dengan pemindahan 25 tiang listrik, transformator, serta penertiban papan reklame.
Baca Juga: 392 Jemaah Haji Asal Kabupaten Tangerang Pulang, Tujuh Orang Meninggal di Arab Saudi
“Proses pemindahan itu bakal dilaksanakan sesegera mungkin,” ujar Rudi.
Menurutnya, pembangunan underpass ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan, karena diyakini mampu mengurai kemacetan parah yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
“Underpass Bitung tentunya untuk kepentingan masyarakat guna mengurai kemacetan parah yang sering terjadi,” ucapnya. (aditya)
