SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Dukungan penuh suporter dibutuhkan Persita Tangerang saat menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (17/10/2025) pukul 15.30 WIB.
Dukungan diharapkan menjadi penyemangat skuad Pendekar Cisadane untuk melanjutkan tren positif di laga lanjutan Indonesia Super League 2025/2026.
Persita sendiri dalam tren performa terbaik pada beberapa
pekan terakhir. Sementara PSIM Yogyakarta sebagai salah satu tim promosi, juga menunjukkan tren positif pada awal musim ini.
Persita saat ini menempati peringkat 2 dengan koleksi 13 poin. Kemudian PSIM di posisi 3, dengan 12 poin. Oleh karenanya hasil Persita vs PSIM berpeluang mempengaruhi tabel klasemen pekan depan.
Selepas memulai musim kompetisi Liga Super 2025/2026 dengan hasil buruk, Persita kemudian bangkit dengan rangkaian hasil memuaskan. Kekalahan dari Persebaya pada akhir Agustus 2025 lalu, menjadi yang terakhir bagi Pendekar Cisadane.
Kini tim asuhan Carlos Pena memperoleh angin segar, dengan merebut 4 kemenangan beruntun dari 5 laga terakhir. Raihan tersebut membawa Persita kini bertengger di peringkat 2 klasemen Liga Super 2025/2026, dengan 13 poin.
Kendati timnya masih dalam tren positif, pelatih Carlos Pena menghendaki para pemain Persita tidak kehilangan fokus. PSIM sebagai rival pekan ini jelas bukan lawan mudah, kendati mereka berstatus tim promosi.
Carlos Pena juga berharap Persita Fans bisa datang dan memenuhi tribun Indomilk Arena. Menurut Pena, kehadiran suporter akan menjadi motivasi ekstra kepada para pemain untuk meraih hasil sempurna di kandang.
“Pertandingan yang sangat penting buat kami, kita bermain di kandang dan saya meminta para suporter untuk datang besok dan menyaksikan untuk mendukung kami,” ujar Pena dalam sesi jumpa persnya, Kamis (16/10/2025).
“Karena kami membutuhkan mereka, mungkin besok bukan waktu yang ideal di hari Jumat sore. Tapi saya meminta mereka untuk datang, para pemain layak untuk didukung dan dengan kehadiran suporter kami akan semakin dekat untuk bisa mendapatkan tiga poin,” paparnya.
Pena juga menganggap laga melawan PSIM akan sama sulitnya dengan pertandingan lain yang dijalani Pendekar musim ini. Ia ingin menjaga mental para pemain untuk tetap rendah hati dan menilai setiap laga adalah final. “Tidak ada tekanan, pertandingan besok sama pentingnya seperti laga lain. Semua pertandingan bagi Persita layaknya sebuah final, kami bermain dengan mentalitas seperti ini,” lanjut Pena.
“Besok kita mau memberikan yang terbaik untuk mendapat tiga poin. Dan besok kita menghadapi tim yang sulit. Mereka dalam momen yang bagus dengan sejumlah pemain berpengalaman di liga, dan pelatih yang sangat baik. Salah satu tim yang suka saya tonton, karena mereka memainkan sepakbola yang bagus.”
“Besok akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi kita sudah siap dan percaya diri. Kami tetap rendah hati dan akan bertarung untuk meraih tiga poin,” ujarnya.
Di sisi lain, PSIM dalam momentum sangat bagus pada awal musim ini. Selepas absen selama 18 tahun dari level tertinggi sepak bola Indonesia, PSIM langsung hadir dengan kejutan. Musim ini mereka mampu menundukkan tim unggulan seperti Bali United dan Malut United.
Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, menghendaki para pemainnya selalu siap ketika diberi kesempatan tampil. Asisten pelatih dari Ronald Koeman periode 2011-2014 tersebut berharap timnya bisa meraih hasil positif pekan ini.
“Saya selalu katakan kepada para pemain, pada suatu saat tim pasti akan membutuhkan kalian, kita tidak akan bisa bermain sepanjang musim dengan susunan pemain yang sama,” jelas Van Gastel di laman iLeague, Senin (13/10/2025). (dm)