SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi di langit Kampung Manggis, Pondok Kacang, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Senin (20/10) sore. Sebuah gudang penyimpanan styrofoam di Jalan Dr. Setia Budi RT 02/04 dilalap api hebat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski dua sepeda motor milik warga hangus terbakar setelah sempat meledak.
Kebakaran dilaporkan warga sekitar pukul 14.45 WIB, menjelang azan Asar. Dalam waktu sekitar 15 menit, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
“Kita menerima laporan dari warga sekitar pukul 14.45. Sesuai SOP, dalam 15 menit kita sudah tiba di lokasi. Api berasal dari gudang styrofoam yang dikelilingi rumah-rumah warga. Karena banyak bahan mudah terbakar, dua sepeda motor ikut meledak,” ujar Cecep Iswandi, Analis Kebakaran dan Kedaruratan BPBD Kota Tangerang Selatan, saat ditemui di lokasi kejadian.
Sebanyak 8 unit mobil pemadam dari BPBD Tangerang Selatan dikerahkan ke lokasi, dibantu 3 unit tambahan dari Damkar Kota Tangerang karena lokasi kebakaran berada di wilayah perbatasan kedua kota tersebut. Total 30 personel dikerahkan untuk menaklukkan si jago merah.
“Proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit. Alhamdulillah, api berhasil kita kendalikan dalam waktu kurang lebih satu jam,” kata Cecep.
Meski demikian, petugas sempat mengalami kesulitan saat memasuki lokasi karena banyaknya warga yang menonton dan akses jalan yang sempit. “Kendalanya hanya itu, banyak warga yang datang menonton sehingga agak susah mobil kita masuk ke titik api,” tambahnya.
Baca Juga: Kecelakaan Saat Kejar-kejaran, Satu Remaja Tewas di Pondok Aren
Petugas lebih dulu memfokuskan penyiraman ke area sekitar gudang yang berdekatan dengan permukiman warga agar api tidak merembet ke rumah-rumah penduduk. “Kita semprot dulu bagian sekeliling supaya tidak merambat ke rumah-rumah warga,” jelas Cecep.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara berasal dari korsleting listrik di dalam gudang.
“Dugaan sementara karena korsleting listrik. Tapi masih kita selidiki lebih lanjut,” ujar Cecep.
Kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar isi gudang yang diketahui menyimpan bahan-bahan dekorasi berbahan styrofoam. Total kerugian sementara ditaksir mencapai Rp150 juta.
“Sementara kita perkirakan kerugian sekitar Rp150 juta. Barang-barang di dalamnya mudah terbakar, seperti styrofoam untuk dekorasi,” pungkas Cecep.
Situasi di lokasi kini telah kondusif setelah petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya. Warga yang sempat panik kini mulai kembali beraktivitas, sementara aparat setempat masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran di sekitar area tersebut. (mg01)
Baca Juga: Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar Digerebek di Tangsel, Polisi Amankan 360 Ribu Lembar
























