SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Fahrizal Azmi menginisiasi penulisan buku Bangga Kencana. Hal ini terkuak saat Fahrizal Azmi menghadiri acara Forum Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE), yakni program bangga kencana dalam rangka penyusunan buku “Catatan Pinggir: Pesan Untuk Ayah” yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana, Selasa (21/10/2025).
Pria yang biasa disapa Ahong ini menargetkan penulisan buku dan penerbitannya bakal rampung di awal November 2025. “Sehingga minggu kedua bulan depan bisa launching bersama Bupati Tangerang, seluruh OPD, camat, penyuluh, kader Posyandu, dan perwakilan organisasi. Dan setelah launching, agenda selanjutnya roadshow. Ada 10 kecamatan yang akan didatangi, semoga berjalan sesuai rencana,” kata Fahrizal Azmi, Selasa (21/10/2025).
Menurut politisi PKB ini, pengendalian penduduk, bonus demografi, dan kesehatan reproduksi mendapat perhatian serius yang perlu menjadi skala prioritas di Kabupaten Tangerang. Terlebih menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Bahwa program tahun ini terfokus pada tiga kegiatan. Diawali Forum KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) seputar bonus demografi, Launching Buku, sampai Roadshow Bedah Buku ke 10 kecamatan,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi persoalan kependudukan di Kabupaten Tangerang. “Mengingat ada 3,4 juta jiwa. Ini sebuah berkah juga ancaman jika tidak diantisipasi dengan baik,” ujarnya.
Buku yang ditulis oleh tim dari Visi Nusantara ini selanjutnya akan dibagikan ke masyarakat dan pegiat organisasi. “Publik perlu tercerahkan soal pengendalian penduduk dan bonus demografi,” tukasnya.
Baca Juga: APRINDO dan UBM Kembangkan Talenta Ritel, Siapkan Retail Talent Pipeline
Sementara, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyambut baik penerbitan buku Bangga Kencana ini. Bupati mengaku dirinya dua hari ini akan menyiapkan prolog untuk buku yang akan diberi judul Catatan Pinggir: Pesan Untuk Ayah.
Lebih lanjut, Bupati berharap gerakan literasi, terurama menulis buku terus ditingkatkan. “Apresiasi sebesar-besarnya kepada tim penulis dan Dinas Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana. Juga kepada Fahrizal Azmi selaku anggota dewan yang telah mendorong penulisan buku tahun ini,” kata Bupati Maesyal.
Bupati juga meminta kepada tim yang saat ini bekerja untuk bersedia menulis buku Satu Tahun Kepemimpinan Maesyal-Intan. “Bulan Februari nulis buku lagi yah,” ucapnya sambil membaca naskah buku Catatan Pinggir yang akan dicetak.
Pantauan di lokasi, acara Forum KIE Penulisan Buku diikuti 60 aktivis dari 23 organisasi. Mulai Fatayat, Muslimat, Perempuan Cisadane, Aisyiyah, Srikandi KNPI, Ruang Abjad, Lentera Perempuan, LTN-NU, IBI, Fopkia, Forum Penyuluh, Kopri PMII, Kohati HMI, Sarinah GMNI, Ruang Aman, sampai belasan organisasi primordial. (alfian/aditya)
























