SATELITNEWS.COM, LEBAK – Penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Lebak tahun 2026 dikabarkan mengalami deadlock. Kondisi ini dipicu oleh ketidaksepakatan sejumlah fraksi di DPRD Lebak.
Berdasarkan informasi, belum adanya kesepahaman pada KUA PPAS lantaran Fraksi PKS, PKB serta PDIP menginginkan adanya pembahasan atau membedah anggaran sementara tersebut. Sementara fraksi lain tidak menginginkan.
Sementara itu, fraksi yang telah menyatakan sepakat terhadap dokumen KUA-PPAS meliputi NasDem, Golkar, PPP, Gerindra, dan Demokrat.
Rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS seharusnya digelar pada Senin, 31 November 2025. Namun, pembahasan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Ketua Fraksi PKS DPRD Lebak, Yayan Ridwan, mengatakan pihaknya ingin melakukan pembahasan lebih mendalam terhadap kebijakan umum anggaran. Fraksinya ingin memastikan kemampuan keuangan daerah dalam menampung aspirasi anggota DPRD yang dituangkan dalam bentuk pokok-pokok pikiran (pokir).
“Dalam dokumen yang disodorkan Pemda, kami belum tahu pasti apakah dana aspirasi itu masih ada atau tidak. Karena itu, kami meminta agar dilakukan pembahasan ulang secara bersama,” ujar Yayan kepada wartawan, Selasa (4/11).
Baca Juga: Massa Desak Juwita Mundur dari Ketua DPRD Lebak
Yayan juga menyinggung adanya janji Bupati Lebak saat masa kampanye yang berkomitmen memberikan dana aspirasi sebesar Rp1 miliar bagi setiap anggota DPRD.
“Banyak rekan-rekan yang masih menagih janji tersebut. Mungkin karena itu pula pembahasan KUA-PPAS akhirnya ditunda, menunggu kejelasan soal janji itu,” ungkapnya.
Sementara, Wakil Ketua Fraksi Gerindra, Bangbang, membantah bahwa penundaan disebabkan adanya penolakan dari sejumlah fraksi. Menurutnya, penundaan terjadi karena waktu pembahasan yang terlalu singkat.
“Perlu pengkajian yang lebih mendalam. Pembahasan belum selesai karena waktunya terlalu mepet. Rapat akan dijadwalkan kembali. Soal ada yang sepakat atau tidak, itu relatif,” ujarnya singkat. (mulyana)
























