SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sebuah gudang plastik milik CV Bintang Jaya di Kawasan Pergudangan 8, Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, hangus terbakar pada Minggu (9/11). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengerahkan 50 personel dan 11 mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api yang membakar gudang tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan sampai saat ini penyebab terjadinya kebakaran gudang plastik milik CV Bintang Jaya di Pergudangan 8, Kecamatan Kosambi, masih belum diketahui.
“Penyebab masih dilakukan penyelidikan, berikut kerugian yang ditaksir oleh pemilik masih dalam penghitungan,” kata Achmad Taufik kepada Satelit News, Minggu (9/11).
Menurut Taufik, berdasarkan keterangan saksi sekaligus pelapor, kebakaran itu terjadi pada pukul 10.12 WIB. Saksi yang bernama Hasan melaporkan peristiwa kebakaran tersebut kepada BPBD Kabupaten Tangerang.
Taufik menjelaskan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan 50 personel dan 11 unit mobil pemadam dari Pos Kosambi, Pakuhaji, Sepatan, Mauk, Kelapa Dua, dan Mako Curug, serta dibantu oleh Damkar atau BPBD DKI Jakarta.
“Mendapatkan laporan, kami langsung menerjunkan 50 personel yang terdiri dari Pos Kosambi, Mako Curug, Pakuhaji, Sepatan, Mauk, Kelapa Dua, dan dibantu juga oleh BPBD DKI Jakarta,” katanya.
Selain itu, kata Taufik, pihaknya juga mendapat bantuan dari masyarakat sekitar, Polsek Teluknaga, dan Koramil 01/Teluknaga untuk memadamkan api yang menyelimuti gudang plastik tersebut. Ia menjelaskan, api cukup sulit dipadamkan karena banyaknya bahan plastik yang mudah terbakar.
“Api cukup sulit untuk dijinakkan. Kami butuh waktu berjam-jam untuk memadamkannya,” ujarnya.
Setelah tiga jam berjibaku dengan api, akhirnya si jago merah yang melalap gudang plastik milik CV Bintang Jaya di Pergudangan 8, Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, berhasil dijinakkan tanpa adanya korban jiwa maupun luka.
“Alhamdulillah, akhirnya api dapat dipadamkan tanpa adanya korban jiwa ataupun luka. Saat ini masih dalam proses pendinginan agar api tidak kembali muncul, karena di dalam gudang terdapat banyak bahan yang mudah terbakar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pos Kosambi BPBD Kabupaten Tangerang, Jampang, mengaku belum mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran. Ia juga mengatakan bahwa saat ini pihaknya bersama pemilik gudang masih menghitung kerugian akibat kebakaran hebat tersebut.
“Belum diketahui, kalau kerugian masih dalam penghitungan sang pemilik gudang,” ujarnya. (alfian/aditya)