SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Kecamatan Legok melejit ke puncak klasemen sementara Porkab VI Tangerang 2025 setelah memborong medali emas cabang olahraga karate. Legok merebut empat medali emas dan enam perunggu dari cabang olahraga beladiri tersebut.
Berdasarkan data resmi dari OC Porkab VI Tangerang hingga Senin (10/11), pukul 19.00 WIB, Legok berhasil memuncaki klasemen perolehan medali dengan 4 emas dan 7 perunggu. Di posisi kedua ada kontingen kecamatan Pakuhaji dengan 3 emas, 1 perak.
Dan di posisi tiga ada kontingen Sepatan dengan 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Sementara juara bertahan Porkab sebelumnya yakni kecamatan Curug, nampaknya sedikit tersendat. Hingga hari ketiga kontingen kecamatan Curug harus tertahan di posisi 13 dengan 1 emas 1 perak 1 perunggu.
Ketua KONI Eka Wibayu menyatakan, masih belum bisa diprediksi siapa kontingen Porkab yang bakal menjadi juara umum. Sebab menurutnya, medali yang akan diperebutkan masih banyak, dan baru tiga cabang olahraga yang telah menyediakan nomor final.
“Masih terlalu dini, untuk menyimpulkan siapa yang bakal juara umum. Meski sekarang kontingen Legok memimpin, tapi selisihnya sangat mepet dengan kontingen kecamatan lain,” sebutnya.
Diminta tanggapan, ketua KOK Kecamatan Legok, Winarno mengaku senang dan bangga dengan hasil awal Porkab. Karena hingga hari ketiga Porkab kontingennya sementara mampu memimpin klasemen perolehan medali. Menurutnya hal itu tidak lepas dari kerja keras bersama antara atlet dan pelatih, beserta seluruh pendukung termasuk camat beserta pegawai kecamatan.
“Alhamdulillah, empat emas dari cabor karate kita raih hari ini, moga bisa terus menambah medali bagi Legok. Cabang sepakbola putri dan atletik, berpotensi kembali menyumbang medali emas. Cabang lain juga sudah kami targetkan,” tandasnya.
Di cabang olahraga atletik, persaingan ketat terjadi. Pada hari pertama perlombaan yang berlangsung di Stadion Kemiri, Senin (10/11), empat kecamatan berhasil merebut medali emas, dari enam nomor yang dilombakan.
Jambe dan Rajeg untuk sementara memimpin perolehan medali cabor atletik. Keduanya masing-masing mendapatkan dua medali emas. Balaraja meraih 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sedangkan Tigaraksa berada di urutan berikutnya dengan 1 emas dan 1 perunggu.
Pasar Kemis, Curug dan Kronjo masing-masing mengantongi 1 perak. Sedangkan Sindang Jaya mendapatkan 3 medali perunggu. Kecamatan Mauk menutup perolehan medali dengan 1 perunggu. Jambe memperoleh medali emas dari nomor lempar lembing putri dan tolak peluru putri. Kedua medali emas ini diraih atlet yang sama yakni Devi Nofitasari.
Kecamatan Rajeg memperoleh dua medali emas dari nomor lempar lembing putra atas nama Lukmanul Hakim dan tolak peluru putra atas nama Sandra Pudin.
Sementara Balaraja mendapatkan medali emas dari nomor lompat tinggi putrj atas nama Irfha Syati Patul Nisa. Sedangkan Tigaraksa memperoleh satu medali emas dari nomor lompat tinggi putra atas nama Rendi.
Sekretaris Pengcab PASI Kabupaten Tangerang Suhendrik mengungkapkan persaingan memperebutkan medali emas pada porkab tahun ini akan berjalan ketat. Musabab, kekuatan atlet yang ada saat ini merata.
Kekuatan tidak hanya bertumpu di kecamatan Kemiri yang selalu menjadi juara umum cabor atletik dalam beberapa porkab terakhir. Kehadiran delapan klub yang tersebar di berbagai penjuru Kabupaten Tangerang menyebabkan munculnya atlet-atlet berbakat yang dapat bersaing dengan baik.
“Ada 26 kecamatan yang mengikuti perlombaan cabor atletik. Ini memperlihatkan antusiasme sekaligus menjadi sinyal akan terjadi persaingan ketat di cabor atletik, ” ungkap dia. (dm)