SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Kementerian Sosial (Kemensos) siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, untuk menjadikan Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna sebagai destinasi wisata sejarah berskala nasional. Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme, khususnya di kalangan generasi muda, melalui pengenalan lebih dekat terhadap para pahlawan bangsa.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, TMP Taruna menyimpan jejak sejarah penting perjuangan bangsa. Di kompleks pemakaman ini dimakamkan sejumlah tokoh yang berjasa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, di antaranya Daan Mogot, Letnan Soebianto Djojohadikusumo, dan Taruna Soejono Djojohadikusumo, yang gugur dalam Pertempuran Lengkong pada 25 Januari 1946.
“Banyak masyarakat mungkin belum tahu bahwa Daan Mogot dan rekan-rekannya dimakamkan di sini. Karena itu, Kemensos siap berkolaborasi dengan Pemkot Tangerang untuk menjadikan TMP Taruna sebagai destinasi wisata sejarah yang lebih dikenal luas,” ujar Saifullah Yusuf usai berziarah ke TMP Taruna, Rabu (12/11).
Menurutnya, TMP Taruna bukan sekadar tempat pemakaman, tetapi juga penanda perjuangan nyata dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia setelah proklamasi 1945. “Para pahlawan yang dimakamkan di sini adalah pejuang sejati. Mereka berjuang di masa penuh ketegangan dan ketidakpastian. Nilai perjuangan itu harus terus kita rawat agar tetap menyala di hati masyarakat,” tambah menteri yang karib disapa Gus Ipul tersebut.
Saifullah juga mengajak masyarakat untuk meneladani semangat kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa setiap orang dapat menjadi pahlawan dalam lingkupnya masing-masing. “Orang tua adalah pahlawan bagi keluarganya, guru bagi muridnya. Bahkan seorang hansip yang mencegah pencurian pun adalah pahlawan bagi lingkungannya. Nyalakan terus semangat kepahlawanan dalam setiap pekerjaan,” ujarnya. “Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang selalu menekankan pentingnya menempatkan kepentingan bangsa di atas segalanya,” imbuhnya.
Sementara, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyambut baik inisiatif Kemensos tersebut. Ia mengatakan, TMP Taruna selama ini telah menjadi salah satu lokasi edukatif bagi para pelajar untuk mempelajari sejarah perjuangan para pahlawan. “Kami terus menata TMP agar semakin nyaman bagi pengunjung. Banyak pelajar datang untuk belajar dan berziarah mengenang jasa para pahlawan,” kata Sachrudin.
Baca Juga: Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini
Sachrudin menambahkan, Pemkot Tangerang tengah menyiapkan sejumlah inovasi agar TMP Taruna semakin menarik dan relevan dengan perkembangan zaman. Salah satunya adalah pembangunan mini teater interaktif yang akan menayangkan film dokumenter perjuangan para pahlawan.
“Ke depan, kami akan menghadirkan mini teater di area TMP yang menampilkan kisah perjuangan pahlawan. Kami ingin kunjungan ke sini tak hanya sebatas ziarah, tetapi juga menjadi pengalaman edukatif dan inspiratif,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi rencana Kemensos untuk menggandeng berbagai mitra dan komunitas nasional dalam menghidupkan suasana TMP Taruna sebagai pusat pembelajaran sejarah. “Kami menyambut baik langkah Kemensos yang akan mengajak mitranya datang ke sini. TMP Taruna akan menjadi pusat penyemangat dalam membangun bangsa,” tutur Sachrudin. (adv)























