SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Peristiwa mengerikan terjadi di Jalan H Basir, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Seorang warga nyaris diserang menggunakan senjata tajam oleh sekelompok orang.
Peristiwa itu pun telah viral usai diunggah sejumlah akun media sosial (medsos) Instagram. Dalam video itu terlihat dua sepeda motor berhenti didepan sebuah warung, korban pun nampak sedang duduk didepan pintu warung.
Para pria bersenjata itu pun mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis celurit sepanjang dua meter dan sembari merampas handphone dari tangan korban. Beruntung korban tidak mengalami luka-luka.
Korban perampasan handphone, Winda menyampaikan bahwa insiden yang membuat dirinya trauma itu terjadi pada Kamis (20/11/2025) dini hari sekira pukul 03.00 WIB.
“Awalnya lagi main handphone santai duduk tiba tiba dari arah sana datang dua motor berlima orang, yang satu motor dua orang yang satu tiga orang,” ujar saat dikonfirmasi, Jumat (21/11/2025).
Awalnya, Winda menduga mereka hendak berbelanja di warung, ia pun tidak menaruh rasa curiga sama sekali. Saat dirinya menatap ke wajah para pelaku, pelaku langsung mengacungkan senjata tajam jenis celurit sepanjang dua meter, satu orang mengambil handphone milik Winda.
Baca Juga: Mencekam, Kampung Ciputat Diserang Kelompok Bersenjata Tajam
“Ya kayak orang pembeli aja, aku pikir mau beli roko, ngga ada curiga tapi sempet nongol aku juga. Dia langsung ngangkat senjata tajam itu yah, aku kasih handphone nya tapi dilempar lagi pas aku lari, yang bawa sajam bertiga orang jenis celurit sepanjang dua meter,” cemasnya
Mendapati hal tersebut, Winda langsung berlari menjauh. Beruntung, handphone miliknya dikembalikan dengan cara dilempar oleh pelaku lantaran kerabat korban hendak melawan.
“Takutlah aku lari orang pada biru kaki aku, ga tau karena si om mau ngambil parang juga kali. Mereka takut makanya handphonenya di balikin,” ucapnya
Akibat kejadian ini, Winda mengaku sangat trauma. Sementara itu, korban dan warga lainnya berharap kepada pihak Kepolisian Polsek Pondok Aren untuk melakukan patroli keamanan di malam hari, agar pelaku dapat ditangkap dan kejadian tersebut tidak kembali terulang.
“Khawatir jadi kita ngga nyaman buat nongkrong, disini lagi kita ga nyaman jadi takut kejadian terulang. Inginnya diberantas semoga orang orang kaya gitu biar warga nyaman, takut ada korban lain selain aku,” pungkasnya. (eko)
























