SATELITNEWS.COM, SERANG – Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, menyoroti maraknya disinformasi yang berkembang luas dan berakibat pada ancaman terhadap Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Oleh karena itu, penting bagi insan pers untuk memberikan informasi yang akurat dan berimbang, sehingga masyarakat mendapatkan informasi benar-benar utuh.
Hal tersebut diungkapkan Kapolri, saat melakukan kick-off dan peluncuran maskot yang digelar di Alun-Alun Kota Serang, Minggu (30/11/2025).
Acara yang mengusung tema $Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” tersebut, berlangsung meriah dan dihadiri ribuan peserta sekaligus menandai dimulainya rangkaian menuju puncak HPN pada 9 Februari 2026, di Provinsi Banten.
Menurut Kapolri, disinformasi menjadi temuan tertinggi yang marak beredar, berdasarkan hasil survey lembaga internasional pada tahun 2025 ini, setelah fenomena cuaca ekstim.
Disinformasi itu, salah satunya ditunjang dari arus Media Sosial (Medsos) yang dalam satu dekade terakhir, perkembangannya begitu pesat.
Baca Juga: Kapolri Beber Capaian 2026, Judol dan Narkotika Teratas
“Medsos saat ini, menjadi kanal rujukan masyarakat. Apalagi hampir bisa dipastikan, setiap orang mempunyai gadget untuk bermain Medsos,” kata Kapolri, Minggu (30/11/2025).
Hal itu, katanya, menjadi satu tantangan tersendiri, bagaimana media mainstream bisa mengimbangi hal itu. Memberikan informasi yang benar-benar akurat, untuk meluruskan disinformasi yang berkembang dari Medsos yang begitu cepat.
“Informasi yang akurat itu sangat membantu,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, Kapolri juga menyinggung kerusuhan yang beberapa waktu lalu sempat ramai terjadi di beberapa daerah, yang menyebabkan kerusakan dan stabilitas kamtibmas yang tergangggu.
Menurutnya, salah satu pemicu dari kejadian itu adalah disinformasi yang berkembang di masyarakat.
“Disitulah peran penting pers, untuk bisa menjadi media rujukan yang membawa sumber informasi terpercaya, yang kemudian menjadi rujukan bagi seluruh masryakat, untuk bisa membedakan mana informasi yang salah dan benar,” jelasnya.
Baca Juga: Tingkat Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen
Sebagai informasi, melalui kick-off HPN 2026 ini, seluruh pihak menyatakan komitmennya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pers, dan masyarakat.
Kegiatan turut dimeriahkan jalan santai, pertunjukan budaya, pembagian doorprize, serta penggalangan donasi kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, melalui PWI Peduli.
Kegiatan ini turut dihadiri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Banten Andra Soni, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, Penanggungjawab HPN 2026 sekaligus Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir, Ketua Panitia HPN 2026 Zulmansyah Sekedang, Ketua Komisi Pendataan dan Ratifikasi Pers Yogi Hadi Ismanto, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Sultan Banten Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, jajaran Forkopimda Banten, KPWI Pusat, konstituen Dewan Pers, tokoh masyarakat Embay Mulya Syarief, serta insan pers dari berbagai daerah.
Gubernur Andra Soni mengatakan, soal kesiapan penuh Provinsi Banten sebagai tuan rumah HPN 2026. Ia menilai, penyelenggaraan HPN tidak hanya memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan pers, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi penguatan ekonomi daerah. Khususnya sektor pariwisata, UMKM dan industri kreatif.
“Pemerintah Provinsi Banten, mengucapkan terima kasih dan menyatakan siap menjadi tuan rumah puncak peringatan Hari Pers Nasional yang akan dilaksanakan pada 9 Februari 2026. Kami mengajak semua pihak, dari pemerintah daerah, akademisi, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menyukseskan rangkaian HPN,” ujar Andra Soni.
Ia juga mengajak Dewan Pers, menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat penyebaran informasi pembangunan. Termasuk mendorong insan pers, untuk mempromosikan potensi investasi, industri dan pariwisata Banten.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Banten siap menjadi tuan rumah HPN 2026,” tegasnya.
Sementara, Ketua Panitia HPN 2026 Zulmansyah Sekedang menyampaikan, penyelenggaraan kick-off tahun ini menjadi yang paling meriah selama 40 tahun peringatan HPN, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985.
“Ini kick-off paling semarak. Terima kasih kepada Kapolri dan Gubernur Banten, atas dukungan luar biasa,” ujarnya.
Penanggungjawab HPN 2026 Ahmad Munir menambahkan, kemeriahan Kick-off di Banten didukung konsep kegiatan yang melibatkan masyarakat, pemerintah dan ekosistem pers.
“Kick-off kali ini sangat bersejarah, karena baru pertama kali dilaksanakan secara massal bersama masyarakat. Pers harus dekat dengan publik, karena pers adalah pelayan masyarakat,” ucapnya.
Munir juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten dan Kapolri, atas dukungan penuh dalam penyelenggaraan HPN.
Ia menegaskan, tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat, menggambarkan pentingnya ekosistem pers yang profesional, sehat, dan berdaya secara ekonomi.
Ia juga menyampaikan, apresiasi kepada Pemprov Banten dan Kapolri atas dukungan penuh dalam persiapan penyelenggaraan HPN 2026.
Menurutnya, tema HPN menggambarkan pentingnya ekosistem pers yang profesional, sehat, dan berdaya secara ekonomi. Munir menegaskan bahwa HPN 2026 melibatkan seluruh konstituen Dewan Pers yang bergerak bersama mendukung suksesnya penyelenggaraan.
“Kami selaku penanggung jawab Hari Pers Nasional, bersama seluruh konstituen Dewan Pers di antaranya Serikat Perusahaan Pers (SPS), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) dan lainnya, bergerak bersama untuk menyukseskan HPN 2026,” kata Munir. (luthfi)
























