SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Seorang pria ditemukan tewas tenggelam dunia di danau bekas galian yang berada di Kampung Blok Empetan, Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji, Senin (8/12). Korban bernama Muhammad Romli, warga asal Kampung Buaran Tempe RT03/RW04, Desa Jati Mulya, Kecamatan Sepatan, diduga mengidap gangguan kejiwaan.
Salah satu warga sekitar Juned mengatakan sedang melintas di wilayah sekitar, lalu melihat ada seseorang yang sedang berusaha menyelamatkan diri di danau bekas galian. Orang itu berjuang untuk menuju tepian danau, yang berada di Kampung Empetan, RT 2/RW11, Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji.
“Peristiwa itu sekitar pukul 12.00 wib, saya melihat korban sedang berenang berjuang menuju tepian danau, ” kata Juned, Selasa (9/12).
Melihat adanya seseorang yang hendak tenggelam, Juned langsung mencoba untuk memberikan pertolongan. Namun, saat menuju lokasi kejadian, korban sudah tidak terlihat lagi dan tidak diketahui keberadaannya.
Karena, keterbatasan kemampuan dan alat, Juned tidak sanggup memberikan pertolongan. Dia akhirnya melaporkan hal tersebut kepada Damkar pada BPBD Kabupaten Tangerang untuk meminta pertolongan.
“Karena tidak memberikan pertolongan secara optimal, saya langsung lapor RT dan RW serta langsung melapor ke BPBD Kabupaten Tangerang untuk meminta pertolongan, ” katanya.
Baca Juga: Seorang Ayah di Sepatan Diduga Perkosa Putri Kandung
Juned mengaku, tidak mengetahui awal mula mengapa korban bisa berada di tengah danau, dan tenggelam. Namun, dirinya menduga bahwa korban sedang berenang di danau tersebut, namun karena tidak bisa berenang dan danau terlalu dalam, sehingga korban tenggelam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan, setelah mendapatkan laporan adanya orang tenggelam, pihaknya langsung mengerahkan pasukannya yang berada di Pos Pakuhaji dan Mako Curug.
“Sesampainya di lokasi sekitar pukul 13:30 wib dan langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet, ” katanya.
Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih tiga jam, akhirnya korban dapat ditemukan. Namun, nahas kondiri korban sudah meninggal dunia.
“Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakusi dan dibawa ke RSUD Pakuhaji. Namun, sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk dikebumikan, ” katanya.
Berdasarkan keterangan beberapa saksi dan pihak keluarga, korban diduga mengalami gangguan jiwa atau ODGJ. Dirinya juga menduga, bahwa korban kemungkinan besar sedang berenang di danau bekas galian itu, namun karena kurang kemampuan dan kondisi danau terlalu dalam, korban akhirnya tenggelam.
Baca Juga: Pinkan Mambo Raup Cuan Fantastis dari Live TikTok di Jalanan
“Kalau berdasarkan saksi sama pihak keluarga, Muhammad Romli ini merupakan ODGJ, ” ujarnya. (alfian)
