SATELITNEWS.COM, LEBAK – Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, mengingatkan seluruh kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Pesan tegas itu disampaikan saat membuka Pameran Gemuruh Ruhay di Alun-Alun Rangkasbitung.
Pameran yang menampilkan berbagai stan pelayanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu berjalan lancar dan disambut antusias warga. Namun suasana sempat hening ketika Hasbi menyampaikan imbauan keras terkait integritas pelayanan.
“Nah ini Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Kalau ada yang mau membuat izin usaha lalu dipungli oleh Kepala Dinas, lapor ke Bupati. Kepala dinasnya bisa diberhentikan sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021,” tegas Hasbi.
Ia menekankan pentingnya kerukunan dan pelayanan tanpa diskriminasi agar pembangunan di Kabupaten Lebak dapat berjalan optimal.
“Insyaallah dengan kerukunan, Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberi keberkahan dan kemudahan bagi kita, sehingga pemerintah dapat benar-benar mewujudkan Kabupaten Lebak yang rukun, unggul, hegar, aman, dan yakin,” ujarnya.
Hasbi mengatakan Pameran Gemuruh Ruhay 10–14 Desember 2025 merupakan rangkaian Hari Jadi Lebak dan menjadi ruang edukasi publik mengenai layanan pemerintah daerah.
Baca Juga: Hotel Bintang 4 Beroperasi di Rangkasbitung, Bupati Lebak Beri Apresiasi
“Alhamdulillah, pelaksanaan Hari Jadi dari tahun ke tahun semakin membaik. Semoga Gemuruh Lebak Ruhay memberikan pengetahuan yang lebih mendalam bagi masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa seluruh instansi Pemkab Lebak hadir untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. “Ada 75 layanan pemerintah daerah. Silakan manfaatkan, semuanya hadir di sini,” jelasnya.
Bupati berharap pameran ini mampu memperkuat literasi pelayanan publik dan mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Selain pelayanan terpadu, pameran juga menghadirkan informasi pembangunan, edukasi kesehatan, administrasi, hingga inovasi digital Pemkab Lebak.
Sementara itu, Kepala Dinas DPMPTSP Lebak, Lingga Sagara, memilih tidak memberikan komentar saat ditanya mengenai pernyataan Bupati terkait pungli. Lingga yang baru beberapa hari menjabat hanya tersenyum ketika disinggung soal hal tersebut. (mulyana)
