SATELITNEWS.COM, LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak memastikan Bendungan Karian masih berada dalam kondisi aman meskipun debit air mengalami peningkatan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Sekretaris BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, menyatakan kenaikan debit air masih dalam ambang normal dan belum menimbulkan potensi bahaya.
“Posisi air saat ini masih normal. Memang ada peningkatan debit, tetapi hingga sekarang Bendungan Karian tetap aman meskipun cuaca didominasi hujan,” kata Febby, Jumat (19/12/2025).
Bendungan Karian yang dibangun sejak 2015 dan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 8 Januari 2024 merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Provinsi Banten. Bendungan ini membentang di wilayah Kecamatan Rangkasbitung, Sajira, Curugbitung, dan Cimarga.
Dengan daya tampung mencapai 314,7 juta meter kubik dan luas genangan sekitar 1.740 hektare, Bendungan Karian tercatat sebagai bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede.
Febby menjelaskan, bendungan tersebut menampung aliran Sungai Ciberang beserta sejumlah anak sungainya sebelum dialirkan secara bertahap ke Sungai Ciujung.
Baca Juga: Hujan Deras Sebabkan 12 Titik di Tangsel Dilanda Banjir, Satu Unit Truk Tertimpa Pohon Tumbang
“Debit air masuk dari anak sungai relatif kecil dan kemudian menyatu di Sungai Ciujung,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bendungan Karian juga pernah menghadapi banjir bandang pada 2020, bahkan saat bendungan belum beroperasi secara penuh.
“Pada saat banjir bandang tahun 2020, air masih tertampung dengan baik. Walaupun sempat mengkhawatirkan, kondisi bendungan tetap aman,” jelasnya.
Terkait potensi banjir ke depan, BPBD Lebak belum dapat memberikan kepastian. Namun, pengalaman dan hasil simulasi menunjukkan Bendungan Karian masih memiliki kapasitas yang memadai untuk menahan lonjakan debit air.
“Memang tidak bisa dipastikan, tetapi berdasarkan kejadian sebelumnya dan simulasi banjir bandang Sungai Ciberang, bendungan ini masih cukup mampu menampung,” katanya.
Meski demikian, Febby mengakui belum ada pembahasan lanjutan dengan pihak Balai terkait antisipasi peningkatan debit air ke depan.
Baca Juga: Bocah TK-SD di Lebak Tewas Tenggelam di Proyek Sodetan Karian
“Belum dibahas secara khusus, namun ini bisa menjadi bahan evaluasi bersama,” pungkasnya. (mulyana)
