SATELITNEWS.COM, SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, meminta agar para ibu terus meningkatkan diri dan kualitas diri, agar bisa mendidik dan membimbing putra putrinya. Salah satunya, para ibu harus bisa menjaga anak anaknya dari pengaruh buruk media sosial (medsos).
“Harapannya semoga ibu-ibu hebat yang ada di Kabupaten Serang semakin bisa meningkatkan kualitas diri, semakin bisa mendidik dan membimbing putra-putrinya karena mereka adalah generasi penerus kita,” ujar Bupati Seerang, Kamis (25/12/2025).
Oleh karena itu, ia mengajak agar para ibu terus berbuat yang terbaik untuk anak anaknya. Menurut dia tantangan para ibu saat ini diterapkan digitalisasi, semua orang lebih fokus pada gadget terutama anak anak.
“Jadi gimana caranya supaya ibu-ibu bisa menjaga anak-anaknya dari hal-hal yang tidak kita inginkan terutama dari media sosial,” ucapnya.
Bila pengaruhnya baik dari media sosial, maka itu lebih baik, tapi bila mendatangkan keburukan, hal itu harus di filterisasi bagaimana pun caranya. Namun ia meyakini bahwa semua ibu pasti menginginkan anaknya yang terbaik dan akan melakukan yang terbaik.
“Jadi saya yakin apalagi ibu-ibu di Kabupaten Serang ini semuanya adalah ibu-ibu yang hebat. Jadi saya yakin insyaallah dengan ketekunan, kesabaran, akan terus memberi bimbingan kepada putra putrinya,” tandasnya.
Baca Juga: Tujuh ASN Dilantik, Bupati Zakiyah : Kerja Jangan Selalu Nunggu Arahan
Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang Haerofiatna mengatakan, pihaknya terus fokus melakukan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, trus difokuskan.
“Apalagi ibu bupati konsen terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak ini. Makanya dengan Ibu Ketua PKK kita membentuk Satgas. PPA, mudah-mudahan tahun depan kita jalan,” ujarnya lagi.
Apalagi kata dia, supporting dari bupati luar biasa, selama ini telah menjadi inspirasi buat semuanya. Oleh karena itu DKBPPPA terus turun ke lapangan, dan berkolaborasi dan sinergis dengan semua pihak.
“Karena banyak sekali di masyarakat membutuhkan para pejabatnya turun ke lapangan,” ucapnya.
Ketua PKK Kabupaten Serang Tifa Hensifa Hanum mengatakan, yang paling utama dihadapi saat ini adalah tantangan digitalisasi.
Sehingga pihaknya berupaya agar para ibu di rumah membimbing putra putrinya, walau memegang gadget tapi diarahkan untuk hal positif.
Baca Juga: Struktur APBD Perubahan 2026 Kabupaten Serang, Gaji Pegawai Rp800 Miliar
“Jadi memang ibunya juga harus paham tentang digital itu sendiri tentang IT-nya, sehingga bisa mengarahkan anak-anak untuk melakukan hal-hal yang positif dengan gadget-nya,” tandasnya.
Jadi kata dia, pointnya bukan memangkas waktu penggunaan gadget, tapi juga mengarahkan dari hak negatif ke hal positif dan itu perlu pendampingan ibu. Dampak gadget saat ini yang nampak sekali adalah anak anak jadi tidak peduli dengan sekitar, waktu belajar berkurang.
“Mereka hanya fokus di satu gadget saja akhirnya memang tidak ada sosialisasi baik dengan keluarga di rumah apalagi dengan tetangga dan sebagainya. Marena mereka bersosialisasi hanya di sekolah pada saat mereka enggak pegang gadget,” tuturnya. (sidik)

















