SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Upaya keras Polresta Tangerang dalam memerangi peredaran narkoba sepanjang 2025 mulai menunjukkan hasil nyata. Di tengah tren penurunan kriminalitas, kasus narkotika menjadi salah satu perhatian utama dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 Polresta Tangerang.
Sepanjang 2025, jajaran Polresta Tangerang berhasil mengungkap 258 kasus narkotika dengan 359 tersangka, terdiri dari 341 laki-laki dan 18 perempuan. Jumlah ini menempatkan kejahatan narkoba sebagai salah satu fokus penegakan hukum, seiring komitmen kepolisian menjaga generasi muda dari ancaman zat terlarang.
Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan berbagai barang bukti dalam jumlah besar, antara lain sabu seberat 1.315,04 gram, ganja 13.951,02 gram, cairan sintetis 46,64 gram, tembakau sintetis (gorilaz) 2.633,89 gram, serta puluhan ribu butir obat-obatan keras dan psikotropika.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba menjadi prioritas karena dampaknya yang luas terhadap keamanan dan kehidupan sosial masyarakat.
“Penurunan angka kriminalitas ini menunjukkan bahwa upaya preventif, patroli, dan penegakan hukum yang kami lakukan mulai memberikan dampak,” ujarnya di Mapolresta Tangerang, Jum’at (26/12/2025).
Secara umum, angka kriminalitas di wilayah hukum Polresta Tangerang sepanjang 2025 tercatat 1.362 kasus, turun 16,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.635 kasus. Dari jumlah tersebut, 207 kasus merupakan tindak pidana yang mendapat atensi khusus, sementara 457 kasus tergolong kejahatan yang meresahkan masyarakat, turun 12,9 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 525 kasus.
Selain narkotika yang mencatat 187 kasus, jenis kejahatan lain yang ditangani antara lain pencurian dengan pemberatan 205 kasus, pencurian dengan kekerasan 19 kasus, pencurian kendaraan bermotor 10 kasus, penganiayaan berat 32 kasus, serta pembunuhan 4 kasus.
Sepanjang tahun ini, Polresta Tangerang juga menangani 33 kejadian penemuan mayat, yang seluruhnya telah ditangani secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Sejumlah kasus menonjol turut menyita perhatian publik, di antaranya pembunuhan bos rental mobil, perselisihan viral antara ojek pangkalan dan ojek online di Stasiun Tigaraksa, kasus anak yang membunuh ayah kandungnya di wilayah Mauk, serta penemuan mayat di kebun pisang.
Di bidang lalu lintas, tercatat 698 kejadian kecelakaan sepanjang 2025, meningkat 11,1 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 565 kejadian. Korban meninggal dunia mencapai 169 jiwa, luka berat 116 jiwa, dan luka ringan 663 jiwa, dengan kerugian materiil sebesar Rp664.350.000. Penindakan pelanggaran lalu lintas melalui tilang tercatat 12.783 perkara, dengan 12.780 perkara telah disidangkan.
Dalam pengawasan internal, terdapat 5 kasus pelanggaran disiplin dan 5 kasus pelanggaran kode etik profesi Polri, yang seluruhnya telah diselesaikan melalui sidang sesuai ketentuan.
Sementara itu, melalui Call Center 110, Polresta Tangerang menerima 11.863 panggilan terjawab, serta 2.911 panggilan tidak terjawab atau miscall. Inovasi pelayanan terus dikembangkan melalui Command Center, CCTV, dan layanan Halo Kapolresta.
Mendukung program pemerintah, Polresta Tangerang telah mengoperasikan 3 unit SPPG dan menyiapkan 26 unit SPPG lainnya. Pada program ketahanan pangan, tersedia 192 titik lahan seluas 246,96 hektare, dengan hasil panen jagung kuartal ketiga mencapai 30,28 ton yang telah diserap Bulog.
Melalui Gerakan Pangan Murah, Polresta Tangerang juga menyalurkan 200.500 kilogram beras SPHP, dengan 174.500 kilogram di antaranya telah didistribusikan kepada masyarakat.
“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Indra Waspada.
Dalam rangkaian Rilis Akhir Tahun, Polresta Tangerang turut memusnahkan barang bukti berupa 135 dus berisi 1.860 botol minuman keras, 70 bilah senjata tajam, serta 27 knalpot brong hasil Operasi Patuh. Barang bukti miras dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan mobil steam roller, sedangkan senjata tajam dan knalpot dimusnahkan menggunakan mesin gerinda.
Indra Waspada menegaskan, Polresta Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga keamanan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (aditya)