SATELITNEWS.COM, SERANG – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Serang, mengakibatkan banjir melanda wilayah Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Dalam peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia yakni, Marto (60), warga Kampung Begog, RT 23 RW 04, Desa Citasuk.
Tubuh korban, ditemukan dalam kondisi terapung di dalam rumahnya, setelah genangan air masuk dan merendam permukiman warga. Peristiwa tersebut, terjadi Minggu (28/12/2025) malam, sekitar pukul 21.30 WIB, di Kampung Begog, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.
Diperoleh keterangan, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 20.00 WIB, menyebabkan debit air Sungai meningkat drastis hingga meluap ke perkampungan warga, dengan ketinggian air mencapai sekitar 60 sentimeter.
Saat kejadian, korban yang menderita stroke berada seorang diri di rumah, karena adiknya yang biasa tinggal bersama korban sedang berada di rumah saudaranya.
Setelah mereda, adik korban kembali ke rumahnya, namun didapati rumahnya dalam keadaan tergenang banjir. Lantaran di dalam rumah ada kakaknya yang terbaring sakit, iapun segera masuk rumah, namun didapati tubuh kakaknya terendam air.
Korban kemudian segera dievakuasi, dan dibawa ke Puskesmas setempat, namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh perawat jaga, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah salah satu kerabat korban, untuk selanjutnya dimakamkan.
Baca Juga: Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi
Kapolsek Padarincang Iptu Maryono, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Kapolsek membenarkan, jika korban dalam kondisi sakit stroke.
Ia mengatakan, pada saat musibah terjadi korban seorang diri di rumah, seluruh keluarganya sedang berasa di rumah kerabat lainnya.
Menurut Kapolsek, saat dievakuasi ke Puskesmas kondisi Marto dalam keadaan bernafas, namun saat dilakukan tindakan medis, korban tidak terselamatkan.
“Tim medis sudah berupaya melakukan pertolongan, namun korban tidak terselamatkan. Setelah dilakukan pemeriksaan, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Kapolsek, Senin (29/12/2025).
Sementara, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat mengatakan, banjir yang terjadi pada Minggu (28/12/2025) malam di kecamatan Padarincang ada sebanyak 308 rumah yang terdampak.
Banjir tersebut, disebabkan meluapnya aliran Sungai Cikalumpang, akibat intensitas hujan tinggi.
Baca Juga: Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat
“Lokasi Kejadian, di Desa Citasuk, Kampung Sukamaju, Kampung Begog. Desa Kalumpang, Kampung Bayur dan Kampung Rancasumur,” ujarnya.
Namun demikian, meskipun dilanda banjir, kata Ajat, sebagian besar masyarakat masih menempati rumah masing masing. Kemudian, kondisi banjir juga sudah berangsur surut.
Terkait korban meninggal dunia, Ajat membenarkan, terdapat 1 Korban jiwa meninggal dunia atas nama Marto (60), Warga Kampung Begog, RT 23 RW 04, Desa Citasuk.
Selain di Padarincang, banjir juga melanda wilayah Kecamatan Cinangka. Ada 5 rumah yang terendam banjir, dalam peristiwa tersebut.
“Lokasi kejadian, di Kampung Kosambi 2, RT 030, RW 004, Desa Karang Suraga. Air mulai berangsur surut, tidak ada korban jiwa,” pungkasnya. (sidik)
























