SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Akibat cuaca sejak Sabtu – Minggu (3 – 4/1/2026) membaik, khususnya di wilayah Pandeglang Selatan. Berdampak baik pula pada debit air, yang sebelumnya meluap ke permukiman warga.
Relawan kemanusiaan Kecamatan Patia, Endang mengaku, sejak Minggu (4/1/2026) pagi ketinggian air yang menggenang permukiman warga mulai berangsur surut.
“Sampai sore ini, Alhamdulillah, tingkat kesurutannya sekitar 30 persen. Ketinggian air yang tadinya mencapai 60 – 70 Cm, kini diperkirakan sekitar 40 – 50 Cm, semoga terus surut,” kata Endang, Minggu (4/1/2026).
Katanya, sebagian besar rumah warga masih tergenang. Bahkan, warga juga masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing.
Beberapa diantaranya ujarnya, sedang bersih-bersih perabot rumah yang sebelumnya terendam banjir.
“Aktivitas warga belum normal, tapi banjir mulai surut,” tandasnya.
Baca Juga: Soal Penanganan Banjir Jangka Panjang, Begini Kata Bupati Pandeglang
Kepala Desa (Kades) Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Ilman menyatakan, pihaknya masih terus monitoring dan keliling di desanya. Untuk memastikan kondisi warganya, agar tetap aman dan tenang.
“Alhamdulillah, banjir mulai surut. Warga tetap diimbau untuk berhati-hati dan waspada, khawatir terjadi kenaikan debit air mendadak, dan kembali meluap ke permukiman mereka,” ungkap Ilman.
Dikatakannya, jika cuaca terus membaik, cerah dan tidak terjadi intensitas hujan yang tinggi, dipastikan genangan air akan terus surut.
Karena menurutnya, banjir yang melanda di wilayahnya dipicu oleh meluapnya air Sungai Cilemer dan Ciliman, yang diakibatkan intensitas hujan tinggi.
Ditambahkannya, pihaknya terus memantau dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, melaporkan kondisi terkini di wilayahnya.
Diberitakan sebelumnya, banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang, terus meluas. Yang sebelumnya hanya terjadi di Desa Idaman, Kecamatan Patia. Kini meluas ke Desa Bulagor, Kecamatan Pagelaran.
Baca Juga: Longsor dan Banjir, Ratusan KK di Jiput Pandeglang Berharap Solusi
Selian itu, banjir juga melanda sebagian Kecamatan Munjul, Cikeusik, dan Kecamatan Labuan dna Carita. Sehingga, personel BPBDPK Kabupaten Pandeglang, TNI dan Polri, aparatur desa dan kecamatan, serta relawan kemanusiaan, siaga di titik rawan banjir. (mardiana)
























