Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Walikota Budi Tegaskan Akan Mengembalikan Fungsi Aliran Air di Kawasan Banten Lama

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 6 Jan 2026 11:18 WIB
Rubrik Banten Region, Kota Serang
Walikota Budi Tegaskan Akan Mengembalikan Fungsi Aliran Air di Kawasan Banten Lama

Walikota Serang Budi Rustandi dan jajarannya, menelusuri banjir di kawasan Banten Lama. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemkot Serang, akan mengembalikan fungsi sejumlah aliran sungai di kawasan Banten Lama, yang saat ini sudah mengalami alih fungsi. Hal itu dilakukan, sebagai salah satu upaya meminimalisir terjadinya banjir yang terus berulang di kawasan tersebut.

Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, aliran sungai warisan belanda yang berada di sekitar Banten Lama itu jika masih berfungsi dengan baik, seberapa besar pun hujan yang turun tidak akan terjadi banjir, apalagi sampai masuk ke kawasan inti.

“Orang-orang Belanda dulu sudah merancang sedemikian rupa aliran air di kawasan Banten Lama, sehingga ketika hujan besar tidak terjadi banjir dan ketika kemarau pasokannya tetap aman,” kata Budi, Selasa (6/1/2026).

Saat ini, kata Budi, kondisi aliran air itu sangat memprihatinkan, baik itu aliran sungai besar maupun kecil yang berada di sekitar Banten Lama. Oleh karenanya, Budi akan mengembalikan fungsi-fungsi aliran sungai itu sebagaimana dulu difungsikan.

“Semuanya akan kita tata sekaligus pengendalian lingkungan di Banten Lama,” ujarnya.

Budi menambahkan, kanal dan sungai di Banten Lama memiliki peran penting sejak masa Kesultanan Banten, baik sebagai jalur transportasi air, sistem pengendalian banjir, maupun pendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: 200 Lebih Pedagang Ramaikan ‘Pasar Jedogan’ di Kawasan Pasar Lama Kota Serang

Namun, seiring berjalannya waktu, fungsi tersebut mengalami penurunan akibat penyempitan alur, pendangkalan, serta perubahan peruntukan lahan di sekitar aliran sungai dan kanal.

“Ini bukan hanya soal penataan, tapi juga mengembalikan marwah dan sejarah Banten Lama,” pungkasnya.

BeritaTerbaru

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB

Koramil Cikeusik Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Sabtu, 12 Sep 2026 18:26 WIB

Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis

Sabtu, 12 Sep 2026 14:19 WIB

Warga Kab Serang yang Tercebur Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 12 Sep 2026 13:52 WIB

Upaya tersebut dilakukan, agar fungsi hidrologis sungai kembali optimal, sekaligus mencegah terjadinya genangan dan banjir yang melanda kawasan tersebut. Selain revitalisasi aliran sungai, kanal-kanal juga akan dilebarkan sebagai kawasan pariwisata.

Konsep yang diusung terinspirasi dari pengelolaan kanal-kanal di Negara Belanda yang tidak hanya berfungsi sebagai saluran air, tetapi juga menjadi daya tarik wisata dan ruang publik bagi masyarakat.

“Ke depan, kanal-kanal yang sudah kita tata dan lebarkan sesuai dengan datanya, akan kita jadikan area wisata. Masyarakat bisa menikmati kawasan kanal yang bersih, tertata, dan bernilai estetika, tanpa menghilangkan nilai sejarahnya,” jelasnya.

Ia menegaskan, pengembangan wisata kanal di Banten Lama akan dilakukan secara bertahap dan terintegrasi, dengan tetap mengedepankan aspek pelestarian cagar budaya. Pemerintah juga akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga para ahli sejarah dan tata ruang.

Baca Juga: Bangli dan Sedimentasi Jadi Pemicu Banjir di Kota Serang

Budi berharap, melalui pengembalian fungsi sungai dan kanal serta pengembangan wisata kanal tersebut, kawasan Banten Lama dapat kembali menjadi ikon Kota Serang yang membanggakan, sekaligus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Kalau tertata dengan baik, Banten Lama bisa menjadi destinasi unggulan. Lingkungan tertata, sejarah terjaga, dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” tuturnya.

Terpisah, Camat Kasemen Sugiri mengatakan, jika penyebab banjir di wilayahnya tersebut akibat sedimentasi dan penyempitan di beberapa sungai besar, yaitu Sungai Ciwaka, Sungai Padek, dan Sungai Pecinan. Selain itu, lanjut dia adanya bangunan liar di daerah aliran sungai juga menjadi faktor penyumbang.

“Kami akan melakukan normalisasi sungai-sungai itu untuk mengatasi banjir,” cetusnya.

Selain langkah normalisasi sungai, ungkap Sugiri, Wali Kota Serang, Budi Rustandi telah memberikan instruksi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin untuk melakukan pendampingan bersama Kejaksaan dalam memvalidasi kepemilikan dokumen warga yang tinggal di daerah aliran sungai.

“Jika memang betul memiliki dokumen, maka kami akan melakukan penanganan lebih lanjut,” ucap Sugiri.

Ia berharap pada penanganan banjir ini kedepannya dapat dilakukan secara total dan terintegrasi untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.

Sugiri mencatat, banjir yang melanda Kecamatan Kasemen beberapa hari lalu telah mengakibatkan 8 kelurahan terdampak dengan hampir 5.700 Kepala Keluarga (KK) terkena pengaruhnya. Kelurahan Kasunyatan dan Kelurahan Banten merupakan wilayah yang paling parah terkena dampak.

“Banjir di Kota Serang telah berdampak pada 5.700 KK di 8 kelurahan. Kelurahan Kesunyatan dan Banten merupakan daerah yang paling parah terdampak,” imbuhnya. (luthfi)

Tags: Banjir Banten LamaBudi Rustandiwalikota serang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Banten Region

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB
Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Di hari keempat, tim SAR gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hari Keempat, Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK Masih Nihil

Jumat, 11 Sep 2026 19:57 WIB
PENDAMPINGAN -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, melakukan pendampingan terhadap keluarga dari Yudhistiro Pranoto, Jurnalis iNews yang hilang di perairan kawasan Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)
Banten Region

PMI Banten Dampingi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 Sep 2026 18:56 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 8 September Hadir di 5 Lokasi, Cek Jadwalnya

Selasa, 8 Sep 2026 07:57 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 08:02 WIB
EJN Berguru ke Maestro Bambu, Siapkan Gerakan Pelestarian Bambu di Kabupaten Tangerang

EJN Berguru ke Maestro Bambu, Siapkan Gerakan Pelestarian Bambu di Kabupaten Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.