SATELITNEWS.COM, LEBAK—Mandeknya pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang dan tanah longsor tahun 2020 silam di Kecamatan Lebakgedong memantik respons Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak. Para wakil rakyat itu berencana memanggil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak untuk membahas lambannya realisasi huntap yang hingga kini belum juga terwujud.
Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Pemkab Lebak sebagai upaya mendorong percepatan pembangunan huntap bagi ratusan kepala keluarga yang masih bertahan di hunian sementara (huntara). “Ini sudah enam tahun sejak mereka kehilangan tempat tinggal akibat bencana, tapi sampai hari ini huntap belum juga direalisasikan. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan terus berlarut-larut,” kata Juwita, Selasa (13/1/2026).
Saat ini, para korban bencana masih tinggal di huntara yang terbuat dari bambu dan terpal, dengan lantai tanah dan kondisi bangunan yang sudah tidak layak. Ketika hujan turun, tenda-tenda tersebut kerap bocor dan memperparah penderitaan warga.
Kondisi itu juga menurut Juwita menjadi alasan kuat DPRD Lebak mengambil inisiatif memanggil Pemkab agar lebih serius memaksimalkan kewenangannya dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat. “Apa yang bisa kita lakukan dengan kewenangan yang ada tentu harus dimaksimalkan. Pemerintah daerah melalui dinas teknis harus memastikan kebutuhan dasar dan logistik warga terpenuhi, sambil terus berkoordinasi dengan pusat,” tegasnya.
DPRD Lebak, lanjut Juwita, berkomitmen mengawal agar persoalan Huntap tidak berhenti pada rapat dan wacana semata, melainkan benar-benar berujung pada realisasi pembangunan. “Kami di DPRD pasti mengawal agar pemerintah benar-benar serius dan Huntap ini segera terealisasi,” katanya.
Sebelumnya diberitakan sakit hati dirasakan warga huntara di Kecamatan Lebakgedong setelah enam tahun pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor 2020 silam, mereka masih bertahan di tenda darurat. Kondisi itu semakin memprihatinkan lantaran Huntara Lebak berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang kini telah memiliki hunian tetap lengkap dengan infrastruktur jalan yang layak. (mulyana)
Baca Juga: Cek Kesiapan Aspek Pendukung, Balai Sidak Pematangan Lahan Huntap di Lebak
























