SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang dalam sebuah acara yang digelar di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Rabu (14/1/2026). Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan HUT Kota Tangerang yang puncaknya akan berlangsung pada 28 Februari 2026.
Logo HUT ke-33 diperkenalkan lebih awal sebagai upaya membangun semarak sekaligus menumbuhkan antusiasme masyarakat terhadap berbagai kegiatan yang akan digelar. Pemkot Tangerang berharap momentum peringatan hari jadi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang Kota Tangerang dalam melayani warganya.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa logo HUT ke-33 merupakan hasil sayembara terbuka yang melibatkan partisipasi masyarakat luas. Dari sejumlah karya yang masuk, desain karya Taufik Nugraha terpilih sebagai logo resmi peringatan HUT ke-33 Kota Tangerang.
“Logo ini lahir dari partisipasi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa perayaan HUT Kota Tangerang adalah milik bersama, bukan hanya milik pemerintah,” ujar Sachrudin.
Lebih lanjut, ia menegaskan terdapat tiga prinsip utama dalam perayaan HUT ke-33 Kota Tangerang. Pertama, perayaan dilaksanakan secara sederhana namun tetap berkualitas. Kedua, kegiatan HUT diutamakan mengandung nilai sosial serta semangat saling membantu. Ketiga, usia 33 tahun dijadikan momentum untuk mendorong Kota Tangerang menjadi kota yang semakin berkualitas.
“Tiga prinsip ini menjadi landasan agar perayaan HUT tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Pada peringatan HUT ke-33 ini, Kota Tangerang mengusung tema “Bersama Melayani Tiada Henti”.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat
Tema tersebut menegaskan jati diri Kota Tangerang sebagai kota kolaboratif yang mengedepankan pelayanan publik secara berkesinambungan, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Makna usia 33 tahun mencerminkan konsistensi dan kesinambungan pelayanan publik selama lebih dari tiga dekade.
Usia ini menjadi simbol komitmen jangka panjang Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan dari waktu ke waktu.
Kata “Bersama” mengandung makna bahwa pelayanan publik merupakan kerja kolektif. Pelayanan yang optimal hanya dapat terwujud melalui sinergi antara aparatur pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat sebagai mitra pembangunan.
Sementara itu, kata “Melayani” menegaskan paradigma pemerintah sebagai pelayan masyarakat.
Pemerintah tidak lagi ditempatkan sebagai pihak yang dilayani, melainkan sebagai pihak yang melayani dengan mengedepankan empati, profesionalisme, dan integritas.
Adapun frasa “Tiada Henti” mencerminkan dedikasi tanpa batas. Pelayanan publik tidak mengenal jeda, tidak berhenti pada jam kerja, serta tidak terhalang oleh berbagai tantangan. Hal ini menjadi simbol komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Tangerang untuk terus hadir, mendengar, dan memberikan solusi bagi masyarakat.
Melalui peluncuran logo dan tema HUT ke-33 ini, Pemkot Tangerang berharap seluruh elemen masyarakat dapat terlibat aktif dalam menyukseskan rangkaian peringatan hari jadi kota, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik dan berkelanjutan. (ari)
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK
























