SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Timnas Senegal menjadi juara Piala Afrika 2025 seusai mengalahkan tuan rumah Maroko dengan skor 1-0 pada laga final di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Senin (19/1).
Partai final berlangsung ketat dan harus ditentukan melalui babak tambahan. Senegal akhirnya keluar sebagai pemenang berkat gol tunggal Pape Gueye pada menit ke-94 babak extra time pertama.
Sejak awal pertandingan, Senegal tampil lebih agresif. Peluang pertama hadir melalui sundulan Pape Gueye, namun masih mampu diamankan kiper Maroko, Yassine Bounou. Iliman Ndiaye juga sempat mengancam, tetapi kembali gagal menaklukkan penjaga gawang Sevilla tersebut.
Maroko tidak tinggal diam. Pada babak kedua, Ayoub El Kaabi dan Abde Ezzalzouli bergantian menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap imbang tanpa gol.
Drama terjadi pada masa injury time babak kedua. Senegal sempat mencetak gol, tetapi dianulir wasit karena pelanggaran. Tak lama berselang, Maroko mendapat hadiah penalti setelah Brahim Diaz dilanggar di kotak terlarang dan keputusan dikukuhkan melalui VAR.
Keputusan tersebut memicu protes keras dari pemain Senegal hingga laga sempat terhenti. Setelah pertandingan dilanjutkan, penalti Brahim Diaz berhasil digagalkan kiper Senegal, Edouard Mendy, sehingga laga berlanjut ke babak tambahan.
Pada extra time, Senegal tampil lebih efektif. Skema serangan balik cepat diakhiri sepakan Pape Gueye pada menit ke-94 yang menggetarkan gawang Maroko dan memastikan keunggulan 1-0.
Maroko mencoba mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan. Namun, disiplin pertahanan Senegal membuat skor tidak berubah hingga peluit akhir dibunyikan.
Gelar ini menjadi titel Piala Afrika kedua bagi Senegal setelah sebelumnya meraih trofi pada edisi 2021. Sementara itu, Maroko kembali harus menunda ambisi mengakhiri penantian panjang gelar Piala Afrika yang terakhir mereka raih pada 1976. (rmg)