SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Penantian panjang warga Kampung Anom, Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, akhirnya terbayar. Jalan desa sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter yang selama bertahun-tahun hanya berupa tanah merah, kini telah rampung dibeton dan resmi dibuka untuk umum, Senin (19/1/2026).
Peresmian jalan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid. Prosesi berlangsung sederhana namun penuh makna, ditandai dengan tasyakuran bersama masyarakat setempat yang selama ini merasakan langsung keterbatasan akses jalan.
Camat Sindang Jaya Galih Prakosa mengatakan, jalan milik desa yang berada di Kampung Anom, Desa Badak Anom, sebelumnya hanya berupa jalan tanah merah. Padahal, jalan ini merupakan akses penghubung antar desa sekaligus menghubungkan dua kecamatan.
“Meski statusnya jalan desa, fungsinya sangat vital bagi masyarakat. Alhamdulillah, sekarang sudah dibangun dengan cara dibeton oleh Pemerintah Provinsi Banten,” ujar Galih Prakosa kepada SatelitNews, Senin (19/1).
Ia menambahkan, keberadaan jalan beton tersebut sangat membantu mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Alhamdulillah, mobilitas masyarakat jadi jauh lebih terbantu,” ucapnya.
Di lokasi yang sama, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa peresmian jalan ini merupakan bagian dari rasa syukur masyarakat atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan. Jalan sepanjang kurang lebih 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter itu kini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.
Menurutnya, pembangunan jalan desa ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pelayanan infrastruktur, tetapi juga memberikan harapan baru serta kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial.
“Jalan ini juga melewati area sekolah. Tadi saya bertemu anak-anak, mereka mengucapkan terima kasih karena akses menuju sekolah sekarang jauh lebih baik,” ungkap Andra Soni.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam penanganan infrastruktur di wilayah tersebut.
“Kami terus berkoordinasi terkait pembagian kewenangan antara provinsi dan kabupaten, agar manfaat pembangunan benar-benar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain infrastruktur jalan, Gubernur Andra Soni juga menyampaikan bahwa Pemprov Banten telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) C3 untuk penanganan irigasi di kawasan tersebut.
“Di wilayah ini terdapat sekitar 500 hektare sawah produktif. Insyaallah, irigasinya akan ditangani dengan baik oleh BBWS C3 agar produktivitas pertanian masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Banten atas perhatian dan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tangerang, khususnya di Desa Badak Anom.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
“Kami terus menata dan memperbaiki pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Tujuannya satu, demi kemaslahatan masyarakat yang lebih luas,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Banten, sementara ke depan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melanjutkan pembangunan infrastruktur pendukung lainnya.
“Ke depan, Kabupaten Tangerang akan melengkapi dengan penerangan jalan umum serta fasilitas penunjang lainnya,” jelasnya.
Bupati Maesyal Rasyid juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Banten atas pembangunan jalan di Desa Badak Anom yang dinilai sangat membantu masyarakat.
“Atas nama masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Banten atas perhatiannya kepada warga Kabupaten Tangerang, khususnya masyarakat Desa Badak Anom dan sekitarnya,” tutupnya. (alfian/aditya)