Sabtu, 12 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Kembali Dorong Moratorium Izin Pengembang Perumahan

Oleh Made Nusantara
Selasa, 27 Jan 2026 20:25 WIB
Rubrik Kota Tangerang, Metro Tangerang
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Kembali Dorong Moratorium Izin Pengembang Perumahan

BERBINCANG: Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Andri S Permana (kiri) berbincang dengan warga Periuk Damai. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Upaya pemulihan pascabanjir di wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, terus berlangsung. Selasa (27/1/2026), Masjid Jami Al-Jihad, Perumahan Periuk Damai RW 08, menjadi titik temu antara pemerintah, wakil rakyat, dan warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan setelah bencana banjir besar yang merendam kawasan tersebut selama beberapa hari terakhir.

Sore hari, Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Andri S. Permana, turun langsung meninjau kondisi terkini banjir di RW 08 Periuk Damai bersama dengan Camat Kecamatan Periuk, BPBD Kota Tangerang, dan Koramil Cibodas, salah satu wilayah terakhir yang masih terdampak dan kini berada dalam tahap pemulihan. Peninjauan ini dilakukan setelah sehari sebelumnya banjir di sejumlah titik di Kecamatan Periuk mulai surut, menyisakan lumpur, kerusakan rumah warga, serta trauma mendalam akibat banjir dengan ketinggian ekstrem.

“Ya, hari ini saya berkesempatan melakukan peninjauan langsung kondisi terkini terkait banjir yang terjadi di Kecamatan Periuk, terutama di Periuk Damai RW 08. Ini menjadi salah satu titik terakhir wilayah terdampak yang hari ini sedang dalam proses pemulihan,” ujar Andri di hadapan warga dan relawan di lokasi pengungsian.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, Andri menyebut upaya penanggulangan banjir yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang sudah berjalan optimal, khususnya dalam fase tanggap darurat. Di RW 08 Periuk Damai, sebanyak delapan unit rumah pompa telah dipasang untuk mempercepat surutnya genangan air. “Dari delapan rumah pompa yang terpasang, enam di antaranya hari ini saya cek langsung beroperasi secara maksimal. Ini cukup signifikan dalam mengurangi debit air di dalam kompleks RW 08,” kata Andri.

Menurutnya, keberadaan pompa-pompa tersebut menjadi kunci dalam mempercepat proses pengeringan kawasan permukiman yang sempat terendam hingga beberapa meter. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penanganan banjir tidak boleh berhenti pada aspek teknis semata. Lebih jauh, Andri menyoroti kuatnya kolaborasi lintas lembaga dalam penanganan banjir di Periuk. Ia menyebut, semangat gotong royong terlihat nyata mulai dari pemerintah kota hingga unsur kelurahan, serta dukungan dari aparat keamanan.

“Yang paling penting, gotong royong pemerintah tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang. Jajaran sampai tingkat kelurahan, Kepolisian melalui Polsek, dan Tentara Nasional Indonesia melalui Koramil sudah bahu-membahu,” ujarnya. Kolaborasi tersebut, lanjut Andri, diwujudkan dalam pengelolaan dapur umum yang hingga hari ini masih aktif melayani kebutuhan makan para pengungsi. Selain itu, posko kesehatan dan pemantauan sanitasi juga terus beroperasi guna memastikan kondisi pengungsi tetap terjaga.

Baca Juga: Penanganan Banjir Kota Tangerang Kini Difokuskan di Kecamatan Periuk

“Tadi bersama Kepala Pelaksana BPBD, kami juga mengecek kondisi sanitasi para pengungsi dan memastikan posko kesehatan tetap berjalan. Hari ini upaya kita bersama adalah melewati fase banjir ini dengan selamat,” katanya.

Namun, di balik upaya penanganan darurat, Andri menyampaikan catatan kritis yang menurutnya harus segera ditindaklanjuti pemerintah pascabencana. Ia menilai, persoalan banjir di wilayah Tangerang Raya, termasuk Periuk, tidak bisa dilepaskan dari masifnya pembangunan dan alih fungsi lahan.

BeritaTerbaru

Cegah Balap Liar di Puspemkab Tangerang, Polisi Amankan Empat Motor

Sabtu, 12 Sep 2026 20:05 WIB
FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini

FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini

Sabtu, 12 Sep 2026 16:58 WIB
Golkar Kota Tangerang Mulai Proses Pengganti Alm Rusdi Alam

Sachrudin: Saiful Millah Terpilih Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 12 Sep 2026 13:31 WIB

HUT ke-24, Polsek Serpong Santuni Anak Yatim dan Doakan Lima Jurnalis Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 12:02 WIB

“Ke depan, harapan paling besar adalah adanya keberanian pemerintah untuk segera melakukan moratorium atau penghentian pemberian izin pengembangan di wilayah-wilayah terdampak banjir,” tegasnya. Ia mengingatkan bahwa sebaik apa pun rekayasa teknologi yang dilakukan—mulai dari pompa, tanggul, hingga normalisasi sungai akan menjadi sia-sia jika pembangunan baru terus dibiarkan tanpa kendali.

“Selama masih ada pengembangan wilayah, pembangunan klaster-klaster baru atau bangunan baru di daerah rawan banjir, apa yang kita lakukan hari ini bisa kembali ke titik nol,” ujar Andri. Menurutnya, Pemerintah Kota Tangerang perlu segera mengambil kebijakan strategis berupa moratorium izin, sembari melakukan penataan ulang kawasan yang selama ini menjadi langganan banjir. “Pascabencana ini, kebijakan moratorium harus segera dilakukan, sambil kita benahi tata ruang dan wilayah-wilayah terdampak banjir secara serius,” katanya.

Di tengah peninjauan tersebut, suara warga turut mengemuka. Heribertus Supantara, Ketua RW 08 Periuk Damai, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada wakil rakyat yang hadir langsung ke lapangan. “Hari ini, menurut saya, saya cukup puas walaupun belum sepenuhnya. Setidaknya aspirasi warga sudah tersampaikan langsung,” kata Heribertus.

Ia menilai kehadiran langsung Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang menjadi sinyal positif, setelah bertahun-tahun aspirasi warga lebih sering berhenti di tataran pengajuan dan laporan tanpa realisasi nyata. “Mudah-mudahan ke depannya apa yang kami sampaikan ini benar-benar bisa terealisasi. Bukan cuma sekadar informasi atau pengajuan seperti sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga: 13.718 Warga Terdampak Banjir di Periuk Damai, Ribuan Mengungsi kembali

Heribertus mengungkapkan, salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga RW 08 kepada Andri adalah persoalan Situ Bulakan serta sejumlah titik rawan banjir di wilayah Periuk. Menurutnya, sedikitnya empat RW di kawasan tersebut selalu menjadi wilayah dengan dampak terparah setiap kali banjir besar melanda. “Masalah Situ Bulakan dan titik-titik rawan yang menyebabkan banjir di Periuk—khususnya empat RW yang paling parah tergenang—itu yang kami sampaikan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa warga tidak hanya mengeluhkan kondisi, tetapi juga meminta solusi konkret dan berkelanjutan dari pemerintah. “Intinya kami minta solusi. Ini bukan masalah baru, sudah puluhan tahun,” katanya. Heribertus, yang mengaku telah tinggal di Perumahan Periuk Damai sejak 1996, menyebut banjir hampir menjadi peristiwa tahunan di kawasan tersebut. Namun, dalam lima tahunan terakhir, skala banjir semakin mengkhawatirkan.

“Kalau dulu masih genangan, sekarang sudah banjir besar. Yang lima tahunan ini paling parah, kemarin bisa sampai lebih dari empat meter,” ungkapnya. Ia menyebut warga Periuk kini menyimpan trauma mendalam terhadap banjir lima tahunan tersebut. Bagi mereka, ini bukan lagi sekadar bencana musiman, melainkan ancaman serius terhadap keselamatan dan keberlangsungan hidup. “Kalau banjir tahunan yang biasa mungkin masih wajar karena curah hujan tinggi. Tapi yang lima tahunan ini, warga sudah trauma,” katanya. (ari)

 

Tags: banjir kota tangerangBanjir Periuk DamaiWakil Ketua DPRD Kota Tangerang Kembali Dorong Moratorium Izin Pengembang Perumahan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kota Tangerang

DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa

Sabtu, 12 Sep 2026 09:52 WIB
Kota Tangerang

Perbaikan Jalan di Kota Tangerang Rampung Bertahap, PJU Diperbaiki

Sabtu, 12 Sep 2026 08:21 WIB
PJU Pasar Anyar Tangerang Ditata Ulang Jelang Peresmian Operasional
Kota Tangerang

Izin Kios Pasar Anyar Tangerang Kini Fleksibel, Maksimal Satu Tahun

Sabtu, 12 Sep 2026 08:05 WIB
Pemkab Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir, Perluas Akses Permodalan Masyarakat
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir, Perluas Akses Permodalan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 19:41 WIB
Kota Tangerang

Polisi Tangkap 2 Tersangka Curanmor di Kontrakan, 7 Motor Dicuri

Jumat, 11 Sep 2026 18:59 WIB
Buruh berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang. (ALFIAN/SATELIT NEWS)
Headline

Buruh Tangerang Kantongi Rekomendasi DPRD, Dorong Pengesahan RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Jumat, 11 Sep 2026 15:47 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Hari Pelanggan Nasional 2026, Adira Finance Hadirkan #TerimaKasihSahabat

Hari Pelanggan Nasional 2026, Adira Finance Hadirkan #TerimaKasihSahabat

Selasa, 8 Sep 2026 16:06 WIB
Sehari PJJ, Siswa di Tangerang Selatan Berharap Pembelajaran Tatap Muka

Sehari PJJ, Siswa di Tangerang Selatan Berharap Pembelajaran Tatap Muka

Selasa, 8 Sep 2026 08:16 WIB
KERING -- Pengunjung saat menikmati suasana Kampung Somang, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, yang kini kering akibat menyusutnya Waduk Karian. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Waduk Karian Lebak Semakin Mengering, Jejak Permukiman Lama Jadi Magnet Wisata

Jumat, 11 Sep 2026 14:39 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.