SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Jalan rusak menjadi sumber petaka. Bahkan, terkadang menimbulkan duka bagi sebagian orang. Seperti yang dialami Khairi Rafi, seorang pelajar SDN Pandeglang 1, warga Kampung Saruni, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari.
Informasi yang berhasil dihimpun, sepulang sekolah Khairi dibonceng sepeda motor ojek menuju rumahnya, Selasa (27/1/2026).
Saat melintasi Jalan Raya Pandeglang – Mengger, tepatnya di tanjakan Gardu Tanjak, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sepeda motor yang ditumpanginya menghindari lubang (jalan rusak) dan terpeleset.
Saat itu pula, korban terpental dari sepeda motor tersebut dan di belakangnya melaju sebuah mobil ambulance siaga, yang akhirnya menabrak korban.
Kapolsek Kota Pandeglang AKP H. Dadan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, penanganan perkara dilakukan oleh Unit Laka Lantas Polres Pandeglang.
“Benar, kejadiannya ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Pandeglang,” ujarnya.
Korban dilarikan ke RSUD Berkah untuk penanganan medis, namun sayang nyawa korban tidak tertolong dan korban meninggal dunia.
Peristiwa tersebut, menjadi pelajaran dan pengalaman berharga bagi masyarakat, dan keluhan jalan rusak masih menghantui masyarakat Pandeglang.
Bahkan, desakan perbaikan jalan rusak di Pandeglang semakin kencang. Karena, selain di wilayah perkotaan, kerusakan jalan juga masih banyak di ruas Jalan Raya Pandeglang – Labuan. Kondisinya sangat membahayakan keselamatan pengendara.
Atas peristiwa itu pula, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan takziah ke rumah duka almarhum Khairi Rafi di Kampung Saruni, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Rabu (28/1/2025).
Kedatangan Bupati Dewi, sebagai bentuk empati dan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa keluarga almarhum. Bupati disambut langsung oleh orang tua dan keluarga korban, dalam suasana berduka.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dewi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum Khairi Rafi. Ia berharap, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Bupati Dewi, Rabu (28/1/2026).
Orangtua sambung korban, Azi, menyampaikan terimakasih atas kedatangan Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bertakziah ke rumahnya.
“Alhamdulillah, Ibu Bupati bisa datang ke sini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Azi mengatakan, ia dan keluarga sangat sayang sama anaknya (Khairi Rafi). Almarhum menjadi harapan, untuk bisa menjaga adiknya.
“Ia (Khairi Rafi,red), anak laki satu-satunya, sedangkan adeknya dua orang perempuan, masih kecil. Makanya kemarin dapat kabar, saya kaget, tidak menyangka,” tukasnya.
Turut hadir dalam takziah tersebut, Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi dan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Daerah Administrasi Umum Setda TB. Nandar Suptandar dan Sekda Pandeglang Asep Rahmat.
Mereka turut menyatakan berdukacita atas kepergian almarhum, serta berharap keluarganya diberikan kekuatan dan ketabahan. (mardiana)