SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kebakaran yang terjadi di wilayah Jurangmangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (1/2/2026) diduga akibat adanya arus pendek atau korsleting listrik dari rumah dekor.
“Sementara diduga korsleting listrik dari gudang rumah dekor di belakang, itu kurang lebih luas gudang 500 meter. Awalnya di situ kebakaran,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri saat dikonfirmasi, Senin (2/2).
Dohiri mengatakan gudang tersebut menyimpan berbagai bahan dekorasi seperti kayu dan styrofoam yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya.
Setidaknya, empat unit ruko tekstil terdampak, sementara gudang dekorasi dilaporkan hangus terbakar dengan tingkat kerusakan paling parah. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp7 miliar.
“Estimasi kerugian diperkirakan mencapai Rp7 miliar,” jelasnya.
Sebelumnya, sempat beredar informasi dari warga yang menyebutkan kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah. Namun, Dohiri menegaskan bahwa hasil penyelidikan sementara dari pihak kepolisian tidak mengarah ke dugaan tersebut.
Baca Juga: Dua Padel di Tangsel Beroperasi tanpa Izin, Fraksi PSI Desak Satpol PP Tegas
“Iya itu kan laporan warga, tapi sudah disinyalir Polres/Polsek juga orangnya sudah dibawa itu memang ada korsleting listrik, terus api membesar terus dia memadamkan, tapi karena disitu kayu steropom mudah terbakar akhirnya membesar. Jadi bukan membakar, dia mau mematikan api dari korsleting tapi makin membesar,” paparnya.
Sebanyak 120 personel pemadam kebakaran diterjunkan untuk menangani peristiwa tersebut. Proses pemadaman berlangsung cukup lama, dimulai sejak Minggu pukul 17.52 WIB hingga api berhasil dikendalikan pada Senin pukul 04.20 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan.
“Pukul 04.20 WIB api mulai padam sampai selesai pendinginan, dari jam 17.52 WIB jadi cukup panjang,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda sebuah rumah dekorasi yang kemudian merembet ke deretan ruko penjual tekstil di Jalan KH Wahid Hasyim.
Dalam peristiwa ini, tercatat tiga orang menjadi korban, dengan rincian satu orang mengalami sesak napas akibat asap dan dua lainnya mengalami luka ringan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Proses pendinginan berlangsung hingga Senin (2/2) dini hari. (eko)
