Sabtu, 25 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

3.100 Keluar dari Sindikat Penipuan Daring, 1.213 WNI Tertahan di Kamboja

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 4 Feb 2026 08:41 WIB
Rubrik Nasional
3.100 Keluar dari Sindikat Penipuan Daring, 1.213 WNI Tertahan di Kamboja

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Lebih dari 3.100 warga negara Indonesia (WNI) telah melapor ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh setelah keluar dari sindikat penipuan daring (online scam) di Kamboja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.213 WNI hingga kini masih berada di penampungan sementara sambil menunggu proses lanjutan.

Lonjakan laporan tersebut terjadi sejak pertengahan Januari 2026, seiring dengan penegakan hukum yang diintensifkan otoritas Kamboja terhadap pusat-pusat penipuan daring sejak 16 Januari 2026.

“Hingga hari ini KBRI Phnom Penh telah menerima lebih dari 3.100 aduan WNI setelah keluar dari sindikat penipuan daring,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Yvonne mengatakan, KBRI merespons secara cepat dan terkoordinasi, termasuk melakukan pendataan, pelayanan kekonsuleran, dan fasilitasi pemulangan. Penanganan terhadap ribuan WNI tersebut dilakukan dengan dukungan Tim Pembantuan Kemlu RI serta Direktorat Jenderal Imigrasi.

Seluruh WNI yang melapor menjalani proses pendataan, verifikasi identitas, dan asesmen kasus secara bertahap. “Sampai saat ini telah diterbitkan 830 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP),” kata Yvonne.

KBRI Phnom Penh juga melakukan langkah diplomasi dengan otoritas setempat. “Sebanyak 722 WNI dendanya telah diputihkan oleh Imigrasi Kamboja. Ini merupakan hasil negosiasi KBRI Phnom Penh dengan otoritas setempat,” ujarnya.

Baca Juga: Mitchell Baker Resmi Jadi WNI

Yvonne memastikan seluruh WNI yang berada di penampungan sementara di Kamboja dalam kondisi aman dan sehat serta mendapatkan perlindungan selama proses berlangsung.

“Semua proses dilakukan secara hati-hati dan proporsional. Pemerintah Indonesia memastikan mereka dalam kondisi aman dan sehat,” tegasnya.

BeritaTerbaru

APBN Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Fiskal Tetap Kuat

APBN Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Fiskal Tetap Kuat

Selasa, 21 Jul 2026 18:22 WIB
Praperadilan Roy Suryo Ditolak, Status Tersangka Sah

Praperadilan Roy Suryo Ditolak, Status Tersangka Sah

Senin, 20 Jul 2026 18:00 WIB
KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih, Jabar Terbanyak

Senin, 20 Jul 2026 17:58 WIB
Hina Wartawan, Hotman Paris Dikecam

Hina Wartawan, Hotman Paris Dikecam

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

Menanggapi pertanyaan mengenai status para WNI tersebut—apakah dikategorikan sebagai korban atau bagian dari sindikat penipuan daring—Yvonne menegaskan pemerintah saat ini memprioritaskan aspek keselamatan dan pemulangan.

“Proses di Kamboja masih berjalan. Saat dipulangkan nanti, mereka akan dalam keadaan aman dan selamat. Proses lanjutan setelah kepulangan akan dibahas bersama kementerian dan lembaga terkait,” katanya.

Lonjakan WNI yang melapor ke KBRI Phnom Penh berkaitan dengan operasi penegakan hukum yang diintensifkan pemerintah Kamboja. Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, sebelumnya menyampaikan bahwa otoritas setempat meningkatkan upaya pemberantasan online scam secara signifikan.

“Baru-baru ini terjadi penangkapan terhadap beberapa mastermind dan pengelola utama scam center,” ungkap Dubes Santo.

Baca Juga: ART WNI Dianiaya di Malaysia, Pelaku 4 Orang

Menurutnya, penangkapan tersebut berdampak pada penutupan sejumlah pusat penipuan daring yang tersebar di Phnom Penh dan sekitarnya, termasuk Sihanoukville, Kampot, hingga Mondulkiri yang berbatasan dengan Vietnam. Penutupan itu membuat banyak pekerja asing dipersilakan keluar dan mencari mekanisme pemulangan ke negara asal.

“Banyak yang mencari mekanisme kembali ke negaranya, termasuk WNI. Ini masif, bukan hanya Indonesia. Ada warga negara China, Vietnam, Filipina, Myanmar, Pakistan, India, hingga Jepang dan Korea Selatan,” jelas Santo.

Kemlu RI menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di Kamboja dan menyampaikan pembaruan secara berkala seiring berjalannya proses penanganan dan pemulangan WNI ke Tanah Air. (rmg/xan)

Tags: Kambjoasindikatwni
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Ketum Kesthuri Gugat Penggeledahan, KPK Siap Hadapi Asrul Azis
Nasional

Ketum Kesthuri Gugat Penggeledahan, KPK Siap Hadapi Asrul Azis

Minggu, 19 Jul 2026 21:17 WIB
Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun
Nasional

Program MBG Buat BGN Punya Utang Rp 1,7 Triliun

Minggu, 19 Jul 2026 15:37 WIB
Nasional

Kontak Tembak di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Tewas

Sabtu, 18 Jul 2026 17:49 WIB
Bisnis

Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 15:26 WIB
Nasional

Polri Serahkan Tersangka Korupsi Don Ritto ke Kejagung

Jumat, 17 Jul 2026 19:19 WIB
Nasional

Gus Lilur Usulkan Mahfud MD Jadi Menko Polkam, Busyro Muqoddas Wamenko

Jumat, 17 Jul 2026 18:38 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Wabup Lebak: Tambang Rakyat Jangan Dibajak Investor

Wabup Lebak: Tambang Rakyat Jangan Dibajak Investor

Senin, 20 Jul 2026 20:33 WIB
Waduh, Dikaitkan Kasus Penculikan Aktivis, Ketua DPRD Lebak Bantah Jadi Dalang

Waduh, Dikaitkan Kasus Penculikan Aktivis, Ketua DPRD Lebak Bantah Jadi Dalang

Senin, 20 Jul 2026 16:28 WIB
Kalahkan Ganda Nomor 1 Dunia, Fajar/Fikri Juara

Kalahkan Ganda Nomor 1 Dunia, Fajar/Fikri Juara

Minggu, 19 Jul 2026 21:10 WIB
Ketua DPRD Rusdi Alam Dimakamkan, Wali Kota Tangerang: Kota Kehilangan Putra Terbaik

Ketua DPRD Rusdi Alam Dimakamkan, Wali Kota Tangerang: Kota Kehilangan Putra Terbaik

Senin, 20 Jul 2026 15:25 WIB
Polsek Panongan Edukasi Bahaya Game dan Judi Online di SMP

Polsek Panongan Edukasi Bahaya Game dan Judi Online di SMP

Selasa, 21 Jul 2026 22:53 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.