SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Victoria Square menggelar acara Meet & Greet Miss Japan 2026 bertajuk “The Crown of Japan 2026 Competition” pada Sabtu, (7/2/2026).
Kegiatan ini mengusung semangat Interculture Indonesia–Japan sebagai wujud nyata hubungan persaudaraan dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Jepang.
Acara tersebut didukung oleh Pulau Intan, Terry Palmer Group, RINS & KOMBIS, serta dimeriahkan pertunjukan budaya Angklung Nusantara yang dimainkan secara kolaboratif oleh IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia), BAMUS Kota Tangerang, dan melibatkan sejumlah institusi pendidikan, seperti Universitas Pelita Harapan dan Universitas Utpadaka Swastika.
Sejumlah figur dan komunitas pageant nasional maupun internasional turut hadir memeriahkan acara, di antaranya Miss Tourism Indonesia Hagia Halisa, Puteri Indonesia, Miss Universe Jawa Barat, Miss & Mister Tourism Indonesia, Miss & Mister Tourism Culture, Putera Puteri Wisata, Putera Puteri Batik, Putera Puteri Banten, serta Komunitas Tangerangers.
“Kehadiran mereka menjadi simbol kolaborasi lintas budaya, generasi, dan komunitas,” ujar Ferry Febri Sesanto, Chief Tenant Relations Victoria Square.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai merchant dan perusahaan lintas sektor, antara lain PT Konimex, PT Santos Jaya Abadi (Kopi Kapal Api), PT Natura Alamindo Utama, PT Saka Farma Laboratories, PT Gajah Tunggal, Sozo Skin, Fanbo Cosmetic, Hoka-Hoka Bento, dan Ofero.
Baca Juga: Dinda Claudia Hipnotis Pengunjung Festival Cisadane 2026
Sejumlah awak media turut meliput jalannya acara. Antusiasme publik semakin meningkat karena pelaksanaan Meet & Greet Miss Japan 2026 bertepatan dengan momen internasional lain, yakni proses syuting Lisa BLACKPINK di wilayah Kota Tangerang, sehingga turut menjadi perbincangan masyarakat.
Selain menjadi ajang temu penggemar, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang pertemuan antara komunitas, pelaku UMKM, merchant, institusi pendidikan, dan dunia usaha.
Diharapkan, kegiatan tersebut mampu memperkuat hubungan budaya Indonesia–Jepang melalui pertukaran budaya yang inklusif dan kolaboratif.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian program rutin Safari Bazaar ke-17 yang diselenggarakan di lima proyek dan akan berlanjut pada 6–7 Maret 2026.
Program Safari Bazaar bertujuan membangun ekosistem UMKM berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan sektor bisnis dan industri kreatif, khususnya bagi anak muda dan pelaku UMKM. Dalam program ini, pelaku UMKM tidak dikenakan biaya partisipasi.
Pada kesempatan yang sama, Victoria Square juga menggelar Soft Opening Victoria Spring 2, produk properti terbaru yang menjadi bagian dari pengembangan utama Pulau Intan dan Terry Palmer Group. Langkah ini menegaskan komitmen pengembang dalam menghadirkan kawasan terpadu yang mendukung pertumbuhan bisnis, komunitas, dan gaya hidup modern.
Baca Juga: Nostalgia Permainan Tradisional, Warisan Budaya Hidup Lagi di Festival Cisadane 2026
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Victoria Square berharap dapat terus menjadi ruang kolaborasi lintas budaya, pengembangan ekonomi kreatif, serta pemberdayaan UMKM yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. (made)

















