SATELITNEWS.COM, SERANG — Walikota Serang Budi Rustandi, mengecek proses normalisasi irigasi Sungai Cibanten, di lingkungan Calung, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Serang, Rabu (11/2/2026). Pengecekan itu dilakukan, untuk memastikan penanganan banjir berjalan maksimal setelah mendapat atensi dari DPRD.
Dikatakan Budi, saluran air di irigasi Cibanten di wilayah Calung ini mengalami pendangkalan, akibat sedimentasi dan sampah yang luar biasa sehingga menjadi penyebab utama banjir yang menggenangi permukiman, hingga kawasan Royal Baroe.
“Irigasi di Calung dan Lopang sangat dangkal, sehingga menyebabkan banjir, termasuk dampaknya sampai ke Royal,” katanya, Rabu (11/2/2026).
Dikatakan Budi, kondisi irigasi di Calung ini sangat memprihatinkan, karena sudah lama dibiarkan begitu saja. Dari kedalaman normal, saat ini hanya tersisa sekitar 10 cm saja, akibat dari sedimentasi serta tumpukan sampah warga.
“Makanya kalau hujan turun sering banjir. Ya, wajar karena saluran airnya sudah hampir enggak ada,” pungkasnya.
Proses pekerjaan normalisasi itu, mencakup ruas irigasi mulai dari Tamansari hingga Lopang.
Baca Juga: 200 Lebih Pedagang Ramaikan ‘Pasar Jedogan’ di Kawasan Pasar Lama Kota Serang
Selain itu, Pemkot juga melakukan penertiban Bangunan Liar (Bangli) yang berdiri di sepadan maupun di atas aliran irigasi.
“Bahkan ada dua masjid yang dibangun, tepat di atas aliran air,” punggkasnya.
Akan tetapi, setelah berdialog bersama warga, kita akan bangun kembali masjid itu melalui Badan Wakaf Al-Quran (BWA), termasuk juga bantuan untuk memajukan pagar yang perlu dibongkar.
“Semuanya tanpa menggunakan APBD,” tegasnya. (luthfi)
