Kamis, 21 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

1.824 Orang Kaya Pakai BPJS Gratis, 120 Ribu Pasien Katastropik Aman

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 11 Feb 2026 17:24 WIB
Rubrik Nasional
1.824 Orang Kaya Pakai BPJS Gratis, 120 Ribu Pasien Katastropik Aman

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM,JAKARTA—Sebanyak 120 ribu pasien penyakit katastropik dipastikan tetap mendapat perawatan vital, meski pemutakhiran data peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sempat menonaktifkan sebagian kepesertaan. Ironisnya diantara peserta PBI JK, terdapat sebanyak 1.824 orang kaya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, ribuan pasien katastropik akan tetap mendapatkan layanan kesehatan seperti biasanya. Layanan mencakup cuci darah, kemoterapi, obat jantung dan stroke, hingga transfusi darah untuk talasemia.

“Kita tidak mau layanan kesehatan bagi masyarakat berisiko ini berhenti sehari pun,” kata Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR, di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Ancaman layanan muncul karena Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menempatkan sebagian pasien katastropik ke desil 6–10, kelompok dianggap lebih mampu. Status PBI mereka sempat nonaktif. Agar pasien kritis tetap terlayani, Kemenkes menyurati rumah sakit dan meminta Kementerian Sosial mengeluarkan Surat Keputusan reaktivasi PBI.

Menkes Budi menekankan urgensi langkah ini. Biaya reaktivasi untuk 120 ribu pasien selama tiga bulan hanya sekitar Rp15 miliar. “Kalau seminggu saja telat, risiko kematian pasien katastropik sangat tinggi. Jadi angka itu tidak besar dibanding nyawa yang bisa diselamatkan,” ujarnya.

Di tengah proses ini, Budi menyinggung fakta bahwa warga kaya masih tercatat sebagai penerima PBI. Data terbaru menunjukkan 1.824 orang terkaya masih menikmati iuran gratis.
Kuota PBI yang tersedia sekitar 96,8 juta orang tersedot oleh warga yang seharusnya mampu membayar sendiri. Akibatnya, masyarakat miskin dari desil 1–5 berpotensi tidak kebagian slot layanan vital.

BeritaTerbaru

Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah

Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah

Senin, 18 Mei 2026 16:34 WIB
Pesawat Tempur Rafale Hingga Rudal Meteor Resmi Diserahkan Kepada TNI-AU

Pesawat Tempur Rafale Hingga Rudal Meteor Resmi Diserahkan Kepada TNI-AU

Senin, 18 Mei 2026 13:32 WIB
Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Minggu, 17 Mei 2026 17:21 WIB
IMG_20260516_181130

Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Begal dengan Tembakan Terukur

Sabtu, 16 Mei 2026 18:16 WIB

“Dengan jumlah itu, pasien katastropik bisa mendapat penanganan tanpa hambatan. Tapi kalau orang kaya tetap memanfaatkan subsidi, kuota PBI yang harusnya untuk yang tidak mampu jadi terpakai,” jelasnya.

Budi menambahkan, biaya iuran untuk 1.824 orang ini relatif kecil. Yakni Rp42 ribu per orang per bulan, total sekitar Rp76,6 juta. “Kalau orang kaya desil 10 saja masih masuk PBI, masa enggak bisa bayar Rp42 ribu sebulan?” ujarnya.

Pemerintah menargetkan rekonsiliasi data lintas lembaga selama tiga bulan. BPJS Kesehatan, BPS, Kementerian Sosial, dan pemerintah daerah akan menata 11 juta peserta yang berpindah status dari PBI ke non-PBI. Mengeluarkan kelompok masyarakat desil 10 dari daftar PBI, dan memasukkannya ke kelompok 11 juta peserta.

“Supaya desil-desil yang tinggi ini jangan masuk ke PBI. Karena masih ada lagi desil 1 sampai 5 yang belum bisa masuk ke PBI. Nah itu kita akan rapikan,” kata Budi.

Masalah penentuan desil juga menjadi sorotan DPR. Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris menekankan, masyarakat perlu memahami kriteria dasar desil 1–10. “Ini supaya masyarakat juga lebih paham, desil 1 sampai 10 itu definisinya apa sih?
Artinya penghasilan berapa masyarakat itu yang dikategorikan desil 5, desil 6, sehingga tidak lagi mendapatkan bantuan pemerintah?”

Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene menambahkan, pedoman jelas penting agar masyarakat tidak khawatir kehilangan hak layanan. “Kalau gaji Rp4,5 juta per bulan, tapi untuk keluarga besar, apakah termasuk desil mampu atau tidak? Ini masih membingungkan masyarakat,” ujarnya.

Budi menjelaskan, desil dibagi berdasarkan distribusi penduduk dan rata-rata pendapatan per kapita. Desil 1–5 masuk kategori tidak mampu, desil 6–10 dianggap mampu. Desil 1 rata-rata pendapatannya Rp500 ribu per bulan, desil 2 Rp750 ribu, desil 3 Rp900 ribu, hingga desil 10 bisa mencapai Rp8 juta–Rp100 juta per bulan.

Meski begitu, Menkes menekankan tidak semua warga di atas desil 5 otomatis mampu. Beberapa warga desil 6–7 pendapatannya rendah dan tetap memerlukan perhatian khusus. (rmg/xan)

Tags: BPJSbpjs kesehatankatatrospik
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG_20260516_141130
Nasional

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Target 226 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Tuntas Juli
Nasional

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih Usai Hadiri Peresmian Museum Marsinah

Sabtu, 16 Mei 2026 11:21 WIB
Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun
Nasional

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 08:19 WIB
Andrie Yunus Tolak Oditur Militer
Nasional

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Selasa, 12 Mei 2026 20:12 WIB
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG
Nasional

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari
Nasional

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG_20260516_182727

DPRD Kota Tangerang Percepat Penyempurnaan Raperda Keolahragaan

Sabtu, 16 Mei 2026 19:29 WIB
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang Azwar Anas. (ISTIMEWA)

DPRD Kabupaten Serang Apresiasi Bupati Zakiyah Tak Gunakan Rumah dan Kendaraan Dinas

Jumat, 15 Mei 2026 16:34 WIB
Child Grooming Berawal dari Saluran WA, SMK Letris Pamulang Ungkap Kronologi

Child Grooming Berawal dari Saluran WA, SMK Letris Pamulang Ungkap Kronologi

Selasa, 19 Mei 2026 06:28 WIB
Taman Safari Bogor. (ISTIMEWA)

Dijamin Seru! Ayo Kunjungi Playnimal Safari di Ciputra Mall Cikupa Tangerang

Jumat, 15 Mei 2026 16:43 WIB
Portugal Masih Butuh Ronaldo

Portugal Masih Butuh Ronaldo

Rabu, 20 Mei 2026 17:16 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.