SATELITNEWS. COM. TANGSEL—Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan hingga saat ini belum ditemukan warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kebakaran gudang kimia jenis pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno Kecamatan Setu pada Senin (9/2) lalu.
Hal tersebut berdasarkan pemantauan yang dilakukan Dinas Kesehatan terhadap warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai.
“Kami memantau dengan menurunkan Dinas Kesehatan juga. Mengecek sepanjang sungai apabila ada warga yang ternyata takutnya sakit setelah menggunakan air,” ujar Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, Kamis (12/2).
Ia menyampaikan, berdasarkan hasil pemantauan sementara, belum ditemukan laporan warga yang mengalami gangguan kesehatan. Meski demikian, Pemkot Tangsel akan terus melakukan penyisiran secara berkala guna memastikan kondisi tetap aman.
“Alhamdulillah sampai hari ini tidak ditemukan dan kita terus lakukan penyisiran. Dengan program Ngider Sehat juga kita cek ke rumah-rumah warga yang ada di sepanjang sungai juga dalam beberapa waktu ke depan,” sebutnya.
Pilar menambahkan, dampak yang sempat terlihat pascakebakaran justru terjadi pada biota sungai. Beberapa kasus ikan mati ditemukan pada hari kejadian maupun sehari setelahnya.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
“Yang baru munculnya itu yang ikan ya. Beberapa kasus ikan mati pada saat hari H itu terjadi atau H plus satu terjadi. Mudah-mudahan semakin membaik terus ditambah kita juga melakukan penanganan seperti itu,” paparnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah gudang penyimpanan bahan kimia jenis insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno dilalap si jago merah pada Senin (9/2/2026) pagi. Kebakaran tersebut diduga menyebabkan pencemaran aliran sungai akibat residu bahan kimia yang terbakar dan terbawa aliran air menuju selokan hingga bermuara ke sungai. (eko)
























