SATELITNEWS. COM, TANGSEL—Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar pelatihan dan uji sertifikasi terhadap 150 pekerja konstruksi di bidang pemasangan rangka baja ringan. Peningkatan kompetensi para tenaga kontruksi itu berlangsung di Gedung Galeri Koperasi dan UMKM, Kecamatan Serpong, Kamis (12/2).
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sekaligus daya saing pekerja konstruksi lokal. Peserta yang mengikuti ini merupakan tahap awal dari target sekitar 200 orang sepanjang tahun 2026.
“Pola program yang diterapkan adalah pelatihan yang dilanjutkan dengan sertifikasi sebagai pendekatan Pemkot Tangsel dalam menyiapkan tenaga kerja terampil di sektor jasa konstruksi,” ujarnya.
Benyamin menegaskan para peserta bukan pekerja baru, melainkan sudah memiliki pengalaman di bidang konstruksi sehingga sertifikasi diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sekaligus daya tawar mereka di dunia kerja.
Dengan adanya sertifikat, kualitas pekerjaan dan keamanan struktur bangunan juga diharapkan semakin terjaga sesuai standar teknis yang berlaku.
“Ke depan, program pelatihan direncanakan tidak hanya menyasar konstruksi baja ringan, tetapi juga bidang lain seperti pekerjaan beton, pasangan bata, hingga sektor konstruksi lain sesuai kebutuhan pembangunan daerah,” jelasnya.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Konstruksi (SDABMBK), Tangsel Robby Cahyadi menuturkan pelatihan berlangsung selama dua hari.
“Tangsel memperoleh porsi pelatihan cukup besar, mengingat tahun sebelumnya telah diikuti 300 peserta dan akan kembali mendapat tambahan kuota 200 orang melalui dukungan anggaran pemerintah maupun pihak lain,” terangnya.
Robby menambahkan, sertifikasi nantinya tidak hanya diberikan kepada tukang pasang atap baja ringan, tetapi juga berbagai profesi konstruksi lain seperti tukang batu, operator mesin, hingga pekerja plester.
“Hal tersebut penting agar seluruh tenaga kerja memahami prinsip pekerjaan masing-masing sehingga kesalahan pelaksanaan di lapangan dapat diminimalkan,” tegasnya.
Sementara, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah 3 Jakarta Priyono menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan tenaga kerja konstruksi oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Ia menyebut Tangsel sebelumnya meraih penghargaan juara kedua pembinaan organisasi perangkat daerah tingkat kabupaten/kota, sehingga memperoleh apresiasi berupa program pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi terampil.
Baca Juga: Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari
“Program berkelanjutan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi sekaligus mendukung pembangunan yang aman, berstandar, dan berkelanjutan di wilayah Tangsel,” pungkasnya. (eko)
























