SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Pergerakan mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan pola lebih awal. Hingga Senin, 16 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 1.398.369 tiket Angkutan Lebaran telah terjual untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026.
Konsentrasi pemesanan sementara mengarah ke pekan terakhir Maret. Tanggal 24 Maret tercatat sebagai hari dengan penjualan tertinggi, mencapai 102.827 tiket. Sehari sebelumnya, 23 Maret, penjualan menyentuh 99.921 tiket. Dua tanggal ini diperkirakan menjadi awal puncak arus mudik nasional, ketika pergerakan pekerja dan keluarga mulai terkonsentrasi menuju kampung halaman.
Rute menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur masih mendominasi. KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi menjadi yang paling banyak dipesan dengan 57.498 pelanggan. Disusul KA Bengawan relasi Pasar Senen–Purwosari sebanyak 47.403 pelanggan, KA Serayu relasi Pasar Senen–Kiaracondong dan Purwokerto 46.751 pelanggan, serta KA Sri Tanjung relasi Ketapang–Lempuyangan 43.426 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan seluruh tanggal keberangkatan telah dibuka untuk pemesanan sejak 15 Februari.
“Baik tiket reguler maupun tambahan sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya,” ujarnya, Selasa (17/02/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan, KAI mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari selama masa angkutan Lebaran dengan total kapasitas 787.318 kursi. Selain itu, 16 perjalanan tambahan disiapkan untuk memperkuat daya angkut pada periode sibuk.
Di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, penjualan tiket kereta muduk Lebaran telah mencapai 357.847 kursi. Meski demikian, ketersediaan tempat duduk ke sejumlah kota tujuan utama masih relatif besar, dengan puluhan ribu kursi tersisa untuk Yogyakarta, Solo, Surabaya, Semarang, dan Bandung.
Mobilitas masyarakat pasca-libur Imlek juga menunjukkan peningkatan tajam. Selama empat hari masa angkutan pada 13–16 Februari 2026, PT KAI telah melayani 813.141 pelanggan di berbagai relasi perjalanan. Selasa (17/2/2026) diperkirakan menjadi puncak arus balik libur Imlek 2026 dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 172.285 orang.
Hingga 17 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 985.426 tiket untuk periode keberangkatan 13–17 Februari 2026 telah terjual dari total 825.086 tempat duduk yang disediakan. Jumlah tersebut masih berpotensi meningkat karena penjualan tiket terus berlangsung hingga menjelang waktu keberangkatan.
Khusus untuk Jakarta, sebanyak 38.793 penumpang tercatat tiba di wilayah Daop 1 Jakarta, pada Selasa . Angka ini menjadi kedatangan harian tertinggi sepanjang periode 13–17 Februari 2026 dan menandai puncak arus balik setelah libur panjang.
Empat stasiun mencatat arus kedatangan terbesar, yakni Gambir dengan 13.217 pelanggan, Pasar Senen 12.546 pelanggan, Bekasi 4.466 pelanggan, dan Jatinegara 4.382 pelanggan. Kepadatan terutama terjadi pada jam-jam kedatangan kereta dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan pergerakan penumpang terlihat padat di peron maupun area keluar stasiun.
Sebelumnya, puncak keberangkatan tercatat pada 14 Februari dengan tingkat okupansi mencapai 100,7 persen. Angka ini menunjukkan seluruh kursi terisi penuh bahkan melampaui kapasitas normal karena adanya penambahan rangkaian atau optimalisasi tempat duduk. Lonjakan tersebut memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat dalam periode libur singkat sekalipun.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyebut lonjakan tersebut telah diantisipasi melalui penguatan pelayanan di stasiun dan kesiapan operasional.“Volume kedatangan hari itu menjadi yang tertinggi selama periode libur Imlek,” ujarnya.
Secara kumulatif selama 13–18 Februari, Daop 1 Jakarta menyediakan rata-rata 39 ribu kursi per hari atau sekitar 234 ribu kursi dalam enam hari.
Tiket yang telah terjual mencapai 175.388 kursi, dengan total kedatangan sementara sebanyak 191.629 pelanggan.
Pemerintah juga memberikan insentif potongan tarif 30 persen untuk kereta kelas ekonomi komersial pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. Pada rentang tersebut, sekitar 253 ribu kursi ekonomi masih tersedia dan diperkirakan akan menjadi incaran penumpang dalam beberapa pekan ke depan.(rmg/xan)