SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberlakukan penyesuaian jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan. Salah satunya adalah penggantian kegiatan apel pagi menjadi pengajian rutin setiap hari di Masjid Raya Al-Azhom.
Kegiatan pengajian bagi para ASN sudah diberlakukan sejak hari pertama puasa yakni pada Kamis (19/2/2026) pagi. Berdasarkan pantauan SatelitNews.Com, pengajian perdana ini banyak cukup banyak menyisakan “ruang kosong” di dalam masjid alias sepi, khususnya pada barisan laki-laki. Selain itu tidak sedikit di antaranya justru memilih mengikuti kegiatan dari luar masjid, padahal tempat yang tersedia masih sangat memadai di dalam.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagai bentuk “kebijakan lokal” untuk mengisi amaliah di bulan suci.
Menurut Herman, penyesuaian jam kerja ini merujuk pada edaran pemerintah pusat. Adapun rincian jam kerja ASN di Kota Tangerang selama Ramadan adalah sebagai berikut: jam masuk kerja adalah pukul 08.00 WIB, waktu Pengajian: Pukul 08.00 hingga 09.00 WIB (sebagai pengganti apel pagi). “Waktu Istirahat: Pukul 11.00 hingga 12.00 WIB,”ujarnya usai kegiatan. Ada pun jam pulang kantor pukul 15.00 WIB.
Herman menegaskan bahwa kegiatan pengajian di pagi hari bersifat wajib bagi seluruh pegawai. “Mudah-mudahan dengan semangat untuk melaksanakan ibadah Ramadan, pengajian rutin ini menjadi tambahan amaliah untuk kita semua. Saya lihat seluruh pegawai sangat bersemangat, semoga ini berlanjut sampai akhir Ramadan,” ujar Herman saat ditemui.
Meski ada kegiatan pengajian dan perubahan jam kerja, Sekda memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Ia mengimbau seluruh pegawai untuk tetap bijak dalam mengatur waktu agar kewajiban sebagai pelayan publik tetap berjalan optimal.
Baca Juga: Sengketa Lahan di Rawa Bokor Berujung Ricuh, Pemkot dan Warga Saling Klaim
“Kami berharap kebijakan ini, baik jam kerja, pengajian, maupun pelayanan kepada masyarakat, tetap berjalan seperti biasanya. Harus disikapi dengan bijak dan dilaksanakan oleh seluruh pegawai,” pungkasnya. (made)
