SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Suasana disekitar Pasar Baru Labuan, di Kampung Pasar Baru RT/RW 003/003, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, sekitar pukul 17.40 WIB menjelang waktu berbuka puasa, mendadak mencekam dan memaksa masyarakat sekitar berhamburan, Minggu (22/2/2026).
Bagaimana tidak, sedikitnya 18 kios di Pasar Baru Labuan itu ludes dilalap si jago merah. Yang diduga, kobaran api berasal dari korsleting listrik salah satu kios klontongan.
Diduga dari korsleting arus listrik tersebut, kemudian mengakibatkan api menyambar ke bangunan kio-kios lain di Pasar yang terletak di Pasar baru Labuan.
Awalnya, warga yang melintas di Pasar Baru Labuan melihat banyak asap yang berasal dari dalam kios-kios, yang terletak di Pasar Baru tersebut.
Namun, dikagetkan dengan adanya kobaran api yang sudah membesar di dalam area pasar baru tersebut, atas kejadian tersebut warga yang berada di sekitaran pasar baru meminta pertolongan dan berusaha memadamkan kobaran api.
Kobaran api terlalu besar, dikarenakan bangunan kios-kios yang terletak di Pasar Baru Labuan, terbuat dari struktur kayu dan saling berdekatan hingga mengakibatkan -+ 18 kios terbakar, hingga api berhasil di Padamkan oleh Warga dibantu 2 Unit Kendaraan Damkar PLTU 2 Labuan.
Baca Juga: Lestarikan Laut Dan Budaya Melalui Tasyakuran Ruwat Laut Carita 2026
“Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka – luka. Masyarakat dan pedagang panik, berpikirnya bagaimana caranya api segera padam,” kata Dicky, seorang saksi mata asal Kecamatan Labuan, Senin (23/2/2026).
Ketua Forum Koordinasi Kampung Siaga Bencana (FK-KSB) Provinsi Banten, Beni Madsira menyatakan, pihaknya sudah mendapat laporan adanya peristiwa tersebut.
Beberapa menit kemudian, bergegas ke lokasi bersama beberapa anggota untuk membantu penanganan, sekaligus mengevakuasi korban atau barang-barang berharga.
“Diterima laporan, ada 18 kios yang terbakar,” tandasnya.
Demikian identifikasi korban, antara lain :
1).Nama : Usle/Ibu Nia
Alamat : Kp. Makui Tonghoh Rt/Rw 001/007 Kel/Desa Kalanganyar Kec. Labuan Kab. Pandeglang.
2) Kinoy Kp. Kalumpang, Desa Rancatereup
3) Epul Kp Jaha Kalumpang, Desa Rancatereup
4) Mak Enong Kp Cigondang Kramat, Desa Cigondang
5). Ustad Owi (tempe) Kp Cigondang Kramat, Desa Cigondang
6) Ari Kp Caringin, Desa Caringin
7) Oman Kelapa / Kp Karangsari, Desa Cigondang
8) Uni bumbu / BTN sentul Desa Teluk
9) Mak Emin Kp Cigondang Kramat, Desa Cigondang
10) Iis Kp Karet, Desa Teluk
11) Bariah Kp Teluk
12) Nia Kp Baru, Desa Labuan
13) Deden Kp Caringin
14) Tata Kp Babakan
15) Hj Juli Kp Ciatel, Desa Labuan
Akibat peristiwa tersebut, kerugian materil ditaksir mencapai Rp,300.000.000. Hingga sekarang, pihak kepolisian Polsek Labuan Polres Pandeglang bersama warga, masih menjaga barang – barang berharga yang dapat diselamatkan dari kobaran api.
Baca Juga: Fantastis, Anggaran Revitalisasi Situ Cikedal Mencapai Rp9,7 Miliar
“Kami sudah koordinasikan semua pihak,” tukasnya. (mardiana)
